Minggu, 11 Oktober 2026

Bupati Saipullah Dorong RSUD Panyabungan Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama di Tabagsel

Administrator - Kamis, 20 Agustus 2026 19:16 WIB
Bupati Saipullah Dorong RSUD Panyabungan Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama di Tabagsel

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Satu tahun setelah menempati gedung baru di Komplek Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, RSUD Panyabungan terus melakukan evaluasi dan pembenahan.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menargetkan rumah sakit milik daerah tersebut mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat fasilitas kesehatan untuk menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Hal itu disampaikan Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution saat menghadiri rangkaian kegiatan satu tahun perpindahan RSUD Panyabungan, Selasa (18/8/2026).

Perpindahan RSUD Panyabungan dari gedung lama di Kelurahan Kayujati ke lokasi baru dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Madina. Momentum satu tahun tersebut dimanfaatkan pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit untuk melihat berbagai hal yang masih perlu diperbaiki, baik dari sisi pelayanan maupun sarana dan prasarana.

Bupati Saipullah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Madina bersama Badan Layanan Umum (BLU) RSUD Panyabungan terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap.

Menurutnya, peningkatan kualitas rumah sakit tidak hanya bergantung pada keberadaan gedung dan fasilitas, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan serta profesionalisme tenaga kesehatan.

"Perbaikan ini terus berjalan guna memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar pelayanan yang optimal bagi masyarakat," ujar Saipullah.

Pemkab Madina memiliki target agar RSUD Panyabungan terus berkembang hingga mampu menjadi rumah sakit hub atau pusat rujukan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tabagsel.

Untuk mencapai target tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, penyempurnaan standar operasional pelayanan, hingga penguatan sumber daya manusia.

Saipullah menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tenaga kesehatan yang ramah dan responsif, serta sumber daya medis yang profesional.

Menurut dia, masyarakat tidak hanya membutuhkan fasilitas kesehatan yang lengkap, tetapi juga pelayanan yang memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya ketika mendapatkan perawatan.

Karena itu, pembenahan pelayanan di RSUD Panyabungan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.

Direktur RSUD Panyabungan Evi Desvita mengatakan, pihak manajemen telah meluncurkan program Sijeges sebagai pedoman sekaligus komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas pelayanan sehari-hari di lingkungan rumah sakit.

"Janji itu harus dilaksanakan dan diaktualisasikan dalam bentuk nyata, baik dari sisi pelayanan maupun sarana prasarana," kata Evi.

Ia menilai penerapan Sijeges menjadi salah satu langkah untuk membangun budaya pelayanan yang lebih baik. Menurutnya, pelayanan prima harus ditopang oleh fasilitas yang memadai serta tenaga kesehatan dan seluruh pegawai rumah sakit yang memiliki sikap profesional dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Evi menegaskan, peningkatan mutu pelayanan akan tetap menjadi prioritas manajemen RSUD Panyabungan ke depan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kerja sama seluruh unsur yang berada di lingkungan rumah sakit.

"Ini menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan tepercaya bagi masyarakat," ujarnya.

Peringatan satu tahun perpindahan RSUD Panyabungan juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Manajemen rumah sakit menggelar sejumlah perlombaan yang diikuti pegawai, baik secara kelompok maupun perorangan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan.

Selain perlombaan, manajemen juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pegawai dan unit kerja yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik.

Penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada petugas customer service (CS) terbaik, petugas keamanan atau satpam terbaik, tenaga kesehatan terbaik, serta ruangan yang dinilai paling bersih dan rapi.

Puncak pemberian penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (19/8/2026).

Momentum satu tahun menempati gedung baru ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan rumah sakit bukan hanya soal perpindahan lokasi dan penambahan fasilitas. Lebih dari itu, keberadaan RSUD Panyabungan dituntut mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin cepat, profesional, ramah, dan terpercaya bagi masyarakat Madina.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Baharuddin Siagian Hadiri Safari Dakwah Anak Palestina, Santuni Anak Yatim di Sei Bejangkar
Bupati Asahan Sambut Hangat Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan dan Tegaskan Solidaritas untuk Palestina
Dari Masjid Miftahul Jannah, Bupati dan Wabup Palas Hadir di Tengah Warga, Santunan Anak Yatim Jadi Agenda Jumat Berkah
Bupati dan Forkopimda Asahan Turun Langsung Pantau Pilkades Serentak 2026, Pastikan Proses Demokrasi Desa Berjalan Aman, Adil dan Kondusif
Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan : Lindungi Sekolah dari Gangguan dan Penyimpangan Anggaran, Bupati Asahan Turut Tanda Tangani Kesepahaman
27 Truk Roda 6 Diserahkan Bupati Asahan, Perkuat Sayap Ekonomi Desa Lewat KDMP
komentar
beritaTerbaru