Bobby Nasution : Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN
Bobby Nasution Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN
kota
Baca Juga:
Jakarta | Sumut24.co
Nama Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, masuk dalam jajaran kandidat kuat yang dipersiapkan untuk menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.
Perwira menengah Polri tersebut berhasil melewati rangkaian seleksi tingkat nasional dan kini mengikuti pemusatan latihan bersama sejumlah personel terbaik dari lingkungan TNI dan Polri.
Meski telah lolos hingga tahap pemusatan latihan, posisi Kombes Reza belum sepenuhnya ditetapkan sebagai Komandan Upacara Utama. Ia masih harus bersaing bersama tujuh peserta lainnya yang juga dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman untuk menjalankan tugas dalam salah satu upacara kenegaraan paling penting di Indonesia.
Sebanyak delapan peserta saat ini menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Mereka berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Polri.
Dari seluruh peserta tersebut, nantinya akan dipilih dua nama untuk mengemban posisi penting, yakni Komandan Upacara Utama dan Komandan Upacara Cadangan.
Selain dipersiapkan untuk upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara, para peserta juga mendapatkan pembinaan untuk kebutuhan rangkaian kegiatan kenegaraan lainnya.
Mereka disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Ziarah Nasional serta Renungan Suci yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata.
Karena itu, proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan baris-berbaris. Kedisiplinan, kesiapan fisik, mental, kepemimpinan, serta kemampuan menjalankan instruksi secara presisi menjadi bagian penting dalam penilaian.
Perjalanan Kombes Reza menuju tahapan pemusatan latihan telah dimulai sejak 27 Juli 2026.
Sejumlah tahapan harus dilewati sebelum akhirnya dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Tahapan tersebut mencakup pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan dan postur, penilaian psikologi, hingga latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Rangkaian seleksi tersebut menjadi bagian dari proses untuk mencari perwira yang paling siap mengemban amanah sebagai pemimpin upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi seorang perwira, menjadi Komandan Upacara di Istana Negara bukan sekadar persoalan berdiri di hadapan peserta upacara. Posisi tersebut menuntut ketepatan gerakan, ketegasan komando, konsentrasi tinggi, serta kemampuan menjaga wibawa selama seluruh rangkaian berlangsung.
*Bukan Pengalaman Pertama Reza di Dunia Upacara*
Kombes Reza bukan sosok yang baru bersentuhan dengan tugas kenegaraan.
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 itu sebelumnya pernah dipercaya sebagai Dankibarkibraka pada 2011.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi proses seleksi tahun ini. Namun, Reza menyadari bahwa tugas yang sedang dihadapinya memiliki tingkat tanggung jawab yang jauh lebih besar.
Pasalnya, apabila terpilih, ia akan berada di posisi terdepan dalam memimpin salah satu agenda nasional yang menjadi perhatian masyarakat luas.
"Ya, insyaallah. Mohon doanya. Ini amanah besar bagi saya," ujar Reza seperti dikutip dari Tribratanews Polda Sumbar.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Reza memandang proses yang sedang dijalaninya bukan sekadar pencapaian karier, melainkan sebuah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
Di tengah padatnya agenda seleksi dan latihan, dukungan keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kombes Reza.
Sebelum berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tahapan seleksi dan pemusatan latihan, Reza terlebih dahulu meminta doa serta restu dari kedua orang tuanya.
Baginya, restu orang tua menjadi kekuatan tersendiri ketika menghadapi tugas besar.
Kini, seluruh proses masih berjalan. Nama Kombes Reza memang telah masuk dalam jajaran kandidat kuat, tetapi keputusan akhir mengenai siapa yang dipercaya sebagai Komandan Upacara Utama HUT ke-81 RI masih menunggu hasil penilaian dari tim seleksi.
Jika nantinya terpilih, pengalaman Reza sebagai perwira Polri sekaligus rekam jejaknya dalam tugas upacara kenegaraan akan menjadi bagian penting dari perjalanan menuju panggung utama peringatan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2026.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bobby Nasution Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN
kota
Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke81
kota
Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045
kota
Jum&rsquoat Berkah Konco Ngopi Dari Masjid Al Ma&rsquosum Tebar Kepedulian,Konco Ngopi Jum&rsquoat Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersama
kota
Lensa Energi di Kabupaten Langkat Membuka Cakrawala Lewat Kacamata
kota
Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI
kota
Maksimalkan Persiapan HUT RI ke81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar
kota
Makna Berbagi Berkah di Hari Jum&rsquoat
kota
sumut24.co MedanKetika penyakit sudah masuk ke dalam kategori serius dan kompleks, pertanyaan di benak pasien maupun keluarga biasanya tid
Profil
Investigasi SEMATA Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air
kota