Kamis, 06 Agustus 2026

Ketua JMSI Tabagsel Ucok Rizal: Wings Air di Bandara JHN Buka Era Baru Ekonomi, PAD Madina, dan Konektivitas Tabagsel

Administrator - Rabu, 05 Agustus 2026 21:55 WIB
Ketua JMSI Tabagsel Ucok Rizal: Wings Air di Bandara JHN Buka Era Baru Ekonomi, PAD Madina, dan Konektivitas Tabagsel

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Babak baru konektivitas udara di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) resmi dimulai. Maskapai Wings Air kini melayani penerbangan dari Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JHN), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang.

Peresmian operasional penerbangan tersebut ditandai dengan pelepasan penerbangan perdana pesawat Wings Air jenis ATR 72-600 oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sabtu (1/8/2026).

Sebelum prosesi pelepasan, rombongan pemerintah daerah juga menyambut langsung kedatangan pesawat Wings Air yang terbang dari Kualanamu menuju Bandara JHN sebagai simbol dimulainya layanan penerbangan reguler di bandara tersebut.

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel, Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal, memberikan apresiasi atas mulai beroperasinya Wings Air di Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution.

Menurutnya, kehadiran maskapai tersebut bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi peluang besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal.

"Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, manajemen Lion Air Group, dan seluruh pihak yang telah menghadirkan Wings Air di Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Ini merupakan langkah maju yang sangat strategis bagi kawasan Tapanuli Bagian Selatan. Kehadiran penerbangan ini diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, mendorong investasi, memperkuat sektor pariwisata, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal," ujar Ucok Rizal.

Ia menilai posisi Bandara JHN sangat strategis karena berada di wilayah yang mampu melayani kebutuhan transportasi udara masyarakat dari lima kabupaten/kota di Tabagsel.

"Bandara JHN merupakan aset kebanggaan masyarakat Tabagsel. Sudah seharusnya kita bersama-sama mendukung keberlangsungan penerbangan ini dengan memanfaatkannya secara maksimal. Masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan berjam-jam menuju bandara lain, karena kini akses menuju Kualanamu sudah tersedia lebih dekat, lebih efisien, dan lebih nyaman," tambahnya.

Ucok Rizal juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, hingga biro perjalanan untuk bersama-sama menjaga tingkat okupansi penumpang agar rute tersebut dapat terus berkembang.

"Kalau kita kompak menggunakan Bandara JHN sebagai pilihan utama, saya optimistis ke depan akan lahir rute-rute baru menuju berbagai kota besar di Indonesia. Ini bukan hanya soal transportasi, tetapi juga tentang masa depan ekonomi, investasi, dan kemajuan Tabagsel secara keseluruhan," tegasnya.

Lebih lanjut Ucok Rizal, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas dukungan yang diberikan dalam mendorong peningkatan konektivitas transportasi udara di kawasan Tapanuli Bagian Selatan.

"Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Bobby Nasution yang telah memberikan dukungan terhadap pengembangan Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution hingga kini semakin berkembang dengan hadirnya penerbangan Wings Air. Dukungan dari Pemerintah Provinsi menjadi bukti nyata komitmen membangun konektivitas antarwilayah agar masyarakat di daerah tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses transportasi udara," ujar Ucok Rizal.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, serta Lion Air Group menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang lebih baik bagi masyarakat.

Sementara itu, Presiden Direktur Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro Adi, mengatakan kehadiran Wings Air di Mandailing Natal merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas konektivitas daerah menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, akses penerbangan yang semakin baik akan membuka peluang investasi, bisnis, hingga sektor pariwisata di Mandailing Natal dan kawasan Tabagsel.

"Kami hadir di Madina untuk membuka konektivitas. Ketika Madina semakin dikenal, daerah ini memiliki peluang menjadi tujuan investasi, bisnis, maupun pariwisata. Dari Bandara JHN, masyarakat juga dapat terhubung ke berbagai kota besar di Indonesia bahkan ke luar negeri melalui Bandara Kualanamu," katanya.

Daniel menambahkan, Lion Air Group akan terus melakukan evaluasi terhadap tingkat keterisian penumpang sebagai dasar pengembangan rute-rute baru di masa mendatang.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk: Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI DKI Jakarta, Tekankan Organisasi Solid dan Pers sebagai Pencerah Bangsa
Rakercab Perdana JMSI Tabagsel Siap Jadi Titik Balik Kemajuan Pers Digital di Tapanuli Bagian Selatan
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
komentar
beritaTerbaru