Selasa, 15 September 2026

PAD Sumut Tembus 50 Persen, Bapenda Optimistis Target Rp6,97 Triliun Tercapai pada 2026

Administrator - Jumat, 31 Juli 2026 21:30 WIB
PAD Sumut Tembus 50 Persen, Bapenda Optimistis Target Rp6,97 Triliun Tercapai pada 2026
Istimewa
sumut24.co -MEDAN, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga akhir Juli 2026 menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut per 28 Juli 2026, capaian PAD telah menembus 50,01 persen dari target tahun anggaran 2026, sehingga pemerintah optimistis target pendapatan sebesar Rp6,97 triliun dapat direalisasikan hingga akhir tahun.

Baca Juga:
Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang mengungkapkan, hingga 28 Juli 2026 realisasi PAD telah mencapai Rp3.484.237.120.384 atau 50,01 persen dari target sebesar Rp6.967.065.771.493.

"Target PAD Tahun 2026 sebesar Rp6,967 triliun. Hingga 28 Juli, realisasinya sudah mencapai Rp3,484 triliun atau 50,01 persen dari target," ujar Sutan, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, capaian tersebut berasal dari penerimaan berbagai jenis pajak daerah serta retribusi yang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun berjalan.

Untuk sektor pajak daerah, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah mencapai 41,60 persen, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 43,88 persen, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 50,03 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, Pajak Air Permukaan mencatat realisasi tertinggi dengan capaian 79,69 persen, disusul Pajak Rokok sebesar 50,06 persen, serta penerimaan dari Pajak Alat Berat dan Opsen Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) yang turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.

Sutan menjelaskan, berbagai strategi terus dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan daerah. Salah satunya melalui program Gebyar Pajak, yang bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor melalui pemberian berbagai insentif dan kemudahan pelayanan.

Selain itu, Bapenda juga mengintensifkan sosialisasi melalui program Gerakan Sadar Pajak Kendaraan (GAS-KEN) yang menyasar langsung masyarakat dengan pendekatan edukatif agar semakin sadar akan pentingnya membayar pajak sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah.

"Tahun ini kami terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, di antaranya Gebyar Pajak dan Gerakan Sadar Pajak Kendaraan (GAS-KEN). Harapannya, kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat sehingga target PAD dapat tercapai," jelasnya.

Tak hanya dari sektor pajak, penerimaan dari retribusi daerah juga menunjukkan performa yang cukup baik. Hingga 28 Juli 2026, realisasi retribusi telah mencapai Rp143.298.118.898 atau 58,92 persen dari target sebesar Rp243.205.558.747.

Penerimaan tersebut berasal dari berbagai jenis retribusi, meliputi retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, serta retribusi perizinan tertentu yang menjadi salah satu sumber pendapatan penting bagi pemerintah daerah.

Bapenda Sumut optimistis, dengan tren penerimaan yang terus meningkat serta dukungan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, target PAD Provinsi Sumatera Utara tahun 2026 sebesar Rp6,97 triliun dapat tercapai, sehingga mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat. *(SS68)*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diduga Manipulasi Data & Pungli, KGPK Akan Demo Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut dan Imigrasi Kelas II TPI Belawan.
Bocoran PAD Mengancam : Iklan Maxim Diduga Lalai Pajak Reklame, Dishub Asahan Akui Tak Ada Izin Operasional
Sekda Pakpak Bharat Jalan Berutu Menerima Kunjungan Tim Peneliti Politeknik Negeri Padang
PAD Tanjungbalai Berpotensi Bertambah, Data BPN Ungkap 2.030 Objek Pajak Belum Padanan
Inalum Salurkan Bantuan Rp252 Juta ke Korban Gempa NTT, Terjunkan 9 Relawan
Inalum Naik Kelas, Peringkat Korporasi Tembus idAA
komentar
beritaTerbaru