Tapsel | Sumut24.co
Baca Juga:
Mengawali masa tugasnya sebagai Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. langsung menunjukkan komitmennya membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan yang diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., Selasa (21/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara Polres Tapanuli Selatan dan Pemkab Tapsel dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pembangunan di daerah.
Bagi AKBP Anton Santoso, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh lapisan warga.
"Keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Ketika situasi daerah aman dan kondusif, pelayanan publik dapat berjalan optimal, roda perekonomian berkembang, investasi meningkat, dan program pembangunan dapat terlaksana tanpa hambatan," ujar AKBP Anton Santoso.
Kapolres menegaskan, sebagai pejabat baru dirinya ingin memahami secara menyeluruh arah kebijakan dan program pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan. Dengan memahami agenda strategis pemerintah daerah, kepolisian dapat melakukan langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian modern yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui komunikasi yang intensif, pemetaan risiko, serta deteksi dini terhadap potensi konflik maupun gangguan kamtibmas.
"Kepolisian tidak boleh hanya hadir setelah persoalan muncul atau menunggu adanya laporan. Kami harus mampu membaca dinamika wilayah, memahami kebutuhan masyarakat, mengenali potensi kerawanan sejak awal, kemudian mengambil langkah yang tepat agar persoalan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan," jelasnya.
Mantan Kanit 4 Subdit 1 Dittipideksus Bareskrim Polri itu juga menekankan bahwa kepemimpinan di institusi kepolisian harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kemampuan mendengar aspirasi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia memastikan Polres Tapanuli Selatan akan mengedepankan pola kerja yang responsif dengan mengutamakan komunikasi, deteksi dini, penyelesaian masalah secara cepat, dan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.
"Kami akan mengedepankan komunikasi, deteksi dini, dan penyelesaian masalah secara cepat agar setiap persoalan dapat diselesaikan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar," tegasnya.
AKBP Anton Santoso berharap hubungan antara Polres Tapanuli Selatan dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan tidak hanya sebatas agenda seremonial ataupun pertemuan formal, melainkan berkembang menjadi kemitraan strategis yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Sebagai Kapolres yang baru bertugas, saya ingin membangun kerja sama yang solid, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri harus hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga memastikan potensi gangguan dapat dicegah melalui kerja sama yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News