Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) terus memperkuat langkah pencegahan korupsi dengan membangun budaya antikorupsi sekaligus meningkatkan penerapan manajemen risiko di lingkungan pemerintahan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Edukasi Antikorupsi, Kebijakan Antikorupsi serta Asistensi Fraud Risk Assessment (FRA) Strategis Pemerintah Daerah dan Operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan digelar di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Tubagus Syahputra.
Turut hadir Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat se-Tapanuli Selatan, Kepala UPT Samsat Sipirok, Direktur RSUD, hingga para kepala puskesmas se-Tapsel.
Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosialisasi. Menurutnya, penguatan manajemen risiko merupakan bagian penting dari upaya Pemkab Tapsel membangun tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, transparan, dan mampu mencegah terjadinya penyimpangan.
"Bagi saya, acara ini sangat penting. Ini merupakan lanjutan dari program kita untuk membangun budaya risiko di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan," ujar Gus Irawan.
Ia menjelaskan, penerapan budaya risiko perlu dimulai dari tersedianya sistem manajemen risiko serta sistem pengawasan internal yang berjalan dengan baik.
Namun, keberadaan sistem tersebut tidak akan cukup apabila hanya berhenti pada dokumen, prosedur, maupun aturan administratif.
Gus Irawan meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk menerapkan sistem yang telah dibangun secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, kepatuhan terhadap sistem harus menjadi kebiasaan setiap aparatur. Jika dilakukan secara terus-menerus, kepatuhan tersebut diharapkan berkembang menjadi budaya organisasi yang mampu memperkuat pencegahan fraud maupun korupsi.
Bupati Tapsel menekankan bahwa sistem pengawasan dan manajemen risiko harus benar-benar menjadi bagian dari proses kerja setiap perangkat daerah.
Dengan demikian, potensi persoalan dapat diidentifikasi lebih awal dan langkah pencegahan bisa dilakukan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Penerapan Fraud Risk Assessment (FRA) juga dinilai penting untuk membantu pemerintah daerah memetakan potensi risiko kecurangan, baik pada tingkat strategis pemerintah daerah maupun dalam aktivitas operasional masing-masing OPD.
Melalui pemetaan tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan dapat memahami titik-titik rawan serta menyiapkan langkah pengendalian yang sesuai.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang lebih berintegritas dan bertanggung jawab dalam menjalankan pelayanan publik.
Pemkab Tapsel menilai keberhasilan budaya antikorupsi tidak dapat hanya dibebankan kepada satu lembaga atau bagian tertentu. Seluruh OPD, kecamatan, unit pelayanan kesehatan, hingga unsur pemerintahan lainnya memiliki peran dalam membangun sistem kerja yang berintegritas.
Karena itu, aparatur diminta tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjalankannya secara konsisten.zal
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum