Kamis, 16 Juli 2026

Pelabuhan Palimbungan Makin Terhubung, Proyek Jembatan Aek Batahan Madina Sudah Rampung 57 Persen

Administrator - Kamis, 16 Juli 2026 22:10 WIB
Pelabuhan Palimbungan Makin Terhubung, Proyek Jembatan Aek Batahan Madina Sudah Rampung 57 Persen
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pembangunan Jembatan Aek Batahan di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Juli 2026, progres pembangunan jembatan strategis yang menghubungkan kawasan menuju Pelabuhan Palimbungan itu telah mencapai 57 persen.

Perkembangan tersebut diketahui saat Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Batahan untuk meninjau langsung pelaksanaan proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Selasa (14/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan pembangunan berjalan sesuai tahapan dan berharap proyek dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Saipullah Nasution menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aek Batahan bukan sekadar menghadirkan akses transportasi menuju Pelabuhan Palimbungan. Lebih dari itu, proyek tersebut merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam mempercepat pembangunan kawasan Pantai Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan yang berada di wilayah Batahan memiliki potensi besar untuk meningkatkan konektivitas logistik, memperkuat perdagangan, hingga membuka peluang investasi di kawasan pesisir.

"Pembangunan jembatan ini bukan hanya untuk menunjang akses menuju pelabuhan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan kawasan Pantai Barat Madina sebagai kota satelit yang mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Saipullah.

Ia menilai, posisi strategis Pelabuhan Palimbungan akan menjadi pintu gerbang distribusi barang dan jasa yang mampu menghubungkan Mandailing Natal dengan berbagai daerah, termasuk wilayah Sumatera Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan perhatian terhadap dampak sosial dan ekonomi dari proyek pembangunan. Ia meminta pihak kontraktor agar mengutamakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung.

Menurutnya, keterlibatan warga lokal tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat Batahan.

"Kami meminta kontraktor mempekerjakan masyarakat setempat. Selain mempercepat pembangunan, langkah ini juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar," tegasnya.

Saipullah turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menuju Pelabuhan Palimbungan.

Ia menyebut proyek tersebut menjadi salah satu investasi infrastruktur yang sangat penting bagi masa depan Mandailing Natal, khususnya dalam memperkuat konektivitas kawasan Pantai Barat.

"Terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan jalan dan jembatan ini. Infrastruktur ini sangat penting untuk menghubungkan kawasan pelabuhan dengan wilayah lainnya sehingga aktivitas ekonomi dapat berkembang lebih cepat," katanya.

Sementara itu, Konsultan PT Bahana Krida Nusantara (BKN), Rahman Bangun, menjelaskan bahwa hingga saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai 57 persen.

Ia menyebutkan, jembatan yang dibangun menggunakan dana APBN tersebut memiliki panjang bentang sekitar 120 meter, dengan konstruksi pondasi berupa tiang yang ditanam hingga kedalaman 42 meter guna memastikan kekuatan struktur menghadapi kondisi geografis kawasan sungai.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Respons Cepat Bupati Madina, Jalan Viral di Lingga Bayu Ditangani, Pembangunan Jalan Baru Terus Berlanjut
PAD Madina Baru Capai 85,78 Persen, Bupati Saipullah Beberkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Lindungi Guru
Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo
APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel
Madina Unjuk Gigi di PRSU 2026, UMKM hingga Gordang Sambilan Jadi Magnet Pengunjung dan Bidik Peluang Investasi
Di Harganas 2026 Wabup Madina Warning Orang Tua: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban Tawuran dan Bullying
komentar
beritaTerbaru