Senin, 06 Juli 2026

Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi

Administrator - Senin, 06 Juli 2026 16:31 WIB
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
Baca Juga:

MEDAN-Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Baharuddin Siagian, SH (Bahagia) Paviliun Pemerintah Kabupaten Batubara di Arena 50 Tahun PRSU 2026 menghadirkan produk anti inflasi yang banyak dicari orang yakni Pasta Cabai Frozen dan Pasta Cabai Kering produksi sentra cabai Desa Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara. Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Bupati Kabupaten Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, SH kepada kru Media Center PRSU, pihaknya secara khusus menonjolkan produk Pasta Cabai karena Pabrik Rumah Produksi Bersama (RPB) Petani Cabai di Desa Lubuk Cuik mampu memproduksi 6 ton cabai per hari atau dalam setahun mampu menghasilkan sekitar 1.440 ton pasta cabai.

"Rumah Produksi Bersama atau Pabrik Pasta Cabai bantuan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang ada di Desa Lubuk Cuik dirancang dengan kecepatan produksi mencapai 300 kg per jam. Fasilitas hilirisasi Cabai ini dibangun untuk memanfaatkan pasokan cabai dari wilayah sentra terbesar kedua di Sumatera Utara yang menghasilkan surplus 12-15 ton per hektare dan mencapai 40-50 ton per hari saat panen puncak," ungkap H. Bahar yang juga Ketua Umum Persatuan Olahraga Tradisional Sumatera Utara dan mantan Kadispora Provsu.

Selain menonjolkan produk pasta cabai frozen dan pasta cabai kering, Paviliun Pemkab Batubara juga menonjolkan ragam produk kerajinan UMKM dari berbagai Desa seperti aneka panganan pesisir dan produk fashion Kabupaten Batubara.

Harapkan Akomodir Produk Inovasi

Terpisah, Tim Peneliti dan Inovasi Tata Kelola Limbah Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dan Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D yang sempat singgah ke Stand Paviliun Pemkab Batubara, Senin (6/7/2026) berharap agar Pemkab juga menghadirkan produk inovasi limbah organik dari kulit kerang/mentarang yang sudah dibuat pelaku UMKM di sejumlah Desa Pesisir Kabupaten Batubara seperti kue rasidah, kue sampan dan kue kipas berkalsium bu Linda, bandrek berkalsium Pak Jupri dan es lilin berkalsium bu Farida masing-masing dari Dusun Kuala Sipari, Pematang Eru dan Dusun Pakam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara.

"Sebelum arena PRSU ditutup 2 Agustus 2026, diharapkan pelaku usaha produk inovasi limbah tersebut dapat dihadirkan beratraksi di Paviliun Pemkab Batubara sebagai sesuatu yang berbeda karena produk yang dihasilkan warga pesisir tersebut merupakan produk inovasi pertama dan satu-satunya yang ada di dunia," ungkap Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga Kepala Laboratorium Fisika Nuklir Universitas Sumatera Utara yang aktif turun ke Dusun dan Desa-Desa yang ada di Kabupaten Batubara sebagai akademisi pengabdi masyarakat.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
TIPD Pemko T. Tinggi Bahas Pengendalian Inflasi
Pemkab Deli Serdang Komitmen Dukung Pengendalian Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga
Jelang Ramadhan 2026, Sekda Bersama OPD Tanjungbalai Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Kemendagri
Pj Sekda Rakor Pengendalian Inflasi 2025
Inflasi Sumut Masih Tertinggi di Indonesia, Bobby Nasution Gagal Lakukan Langkah Pengendalian
Intervensi Inflasi Sumut Jadi Fatamorgana: Harga Cabai Masih Membara di Pasar Tradisional
komentar
beritaTerbaru