Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) secara resmi mencanangkan dan melepas pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam membangun basis data ekonomi yang akurat dan komprehensif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam Apel Gabungan yang berlangsung di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Rabu (17/6/2026).
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas perencanaan pembangunan berbasis data. Melalui sensus ini, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan pelaku usaha terkecil.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan H. Sofyan Adil Siregar, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Selatan Frits Fahridws Damanik, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tapsel, para staf ahli, asisten daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), petugas sensus, serta jajaran aparatur pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) yang kembali menyelenggarakan Sensus Ekonomi sebagai instrumen penting dalam memotret perkembangan ekonomi nasional maupun daerah.
Menurutnya, data yang akurat dan terpercaya merupakan pondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini sangat penting karena akan menghasilkan data ekonomi yang berkualitas untuk mendukung penyusunan program pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan," ujar Gus Irawan.
Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan investasi, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga pengentasan kemiskinan membutuhkan data yang valid agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Gus Irawan menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki nilai strategis yang lebih besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pasalnya, untuk pertama kalinya pendataan juga mencakup sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut sangat relevan dengan karakteristik Kabupaten Tapanuli Selatan yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Ini menjadi sangat penting bagi Tapanuli Selatan karena sektor pertanian dan perkebunan merupakan penggerak utama ekonomi masyarakat. Dengan data yang lebih lengkap, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat dalam mendukung kesejahteraan petani dan pelaku usaha," katanya.
Bupati juga menyoroti besarnya potensi ekonomi yang dimiliki Tapanuli Selatan melalui berbagai komoditas unggulan daerah.
Beberapa sektor yang menjadi andalan masyarakat antara lain perkebunan karet, kelapa sawit, kopi, salak, hingga berbagai jenis usaha mikro yang tersebar di seluruh kecamatan.
Menurut Gus Irawan, seluruh potensi tersebut membutuhkan dukungan data yang kuat agar pengembangannya dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Dengan adanya data yang lengkap, pemerintah dapat mengetahui tantangan yang dihadapi pelaku usaha sekaligus menentukan program prioritas yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
Selain mendukung pembangunan daerah, hasil Sensus Ekonomi 2026 juga diyakini akan menjadi salah satu referensi penting bagi investor yang ingin menanamkan modal di Tapanuli Selatan.
Data yang akurat mengenai jumlah usaha, potensi ekonomi, tenaga kerja, hingga sektor unggulan akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai peluang investasi di daerah.
Karena itu, Gus Irawan mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar dan sesuai kondisi di lapangan.
"Kami berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus. Data yang diberikan hari ini akan menjadi dasar pembangunan Tapanuli Selatan di masa depan," tegasnya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi langkah penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih terukur, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Melalui data yang diperoleh, pemerintah dapat memetakan kondisi ekonomi daerah secara lebih detail, mengidentifikasi potensi yang perlu dikembangkan, sekaligus merumuskan kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.zal
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik