sumut24.co -TANJUNGBALAI, Wali Kota
Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota
Tanjungbalai Nizaruddin di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga:
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan
Sensus Ekonomi 2026 yang merupakan program nasional.Kepala BPS
Tanjungbalai Nizaruddin menjelaskan,
Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari agenda strategis nasional dalam memetakan kondisi dan potensi ekonomi, serta dipantau langsung oleh pemerintah pusat.
"
Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperoleh data komprehensif terkait pelaku usaha dan aktivitas ekonomi di daerah," ujar Nizaruddin.Ia menambahkan, BPS akan meminta dukungan resmi dari Pemerintah Kota
Tanjungbalai melalui surat imbauan kepada masyarakat, pelaku usaha, serta organisasi perangkat daerah (OPD) agar turut menyukseskan pelaksanaan sensus. Selain itu, BPS juga menyiapkan materi sosialisasi dalam bentuk video untuk memperluas pemahaman publik mengenai pentingnya sensus tersebut.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pelaksanaan
Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan, data statistik yang akurat menjadi landasan utama dalam perumusan kebijakan pembangunan."Pemerintah daerah sangat bergantung pada data BPS sebagai dasar pengambilan kebijakan dan penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, Pemko
Tanjungbalai siap mendukung dan berkolaborasi," kata Mahyaruddin.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS penting untuk memastikan ketersediaan data yang valid dan mutakhir, khususnya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.Audiensi tersebut juga membahas sejumlah agenda statistik lainnya yang berkaitan dengan pembangunan Kota
Tanjungbalai.
Pemerintah Kota berharap pelaksanaan
Sensus Ekonomi 2026 di wilayahnya dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran utuh mengenai struktur serta potensi ekonomi daerah. (eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News