Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola: Merayakan 99 Tahun Momen Kebersamaan yang Menyatukan Generasi Indonesia
sumut24.co Jakarta Selama hampir satu abad, CocaCola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari
Ekbis
Baca Juga:
- JIPI Kepung Kantor BGN Sumut, Soroti Dugaan Dapur MBG Tanpa IPAL: "Jangan Pertaruhkan Kesehatan Anak demi Mengejar Target Program" Medan – Jaringan I
- Kembalikan MBG ke Gerakan Koperasi Merah Putih
- Kejagung Tetapkan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN LMI sebagai Tersangka Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Harapan besar kini disematkan para peternak puyuh di Kota Padangsidimpuan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Program tersebut dinilai berpotensi menjadi solusi untuk meningkatkan serapan hasil peternakan lokal sekaligus membantu keberlangsungan usaha rakyat yang tengah menghadapi berbagai tantangan.
Di Kelurahan Palopat Pijor Koling Lingkungan I, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, deretan kandang puyuh milik warga masih terus beroperasi meski berada di tengah tekanan biaya produksi yang semakin tinggi. Salah satu peternak yang masih bertahan adalah Joko Suprianto (53), yang telah menggeluti usaha peternakan puyuh selama lebih dari 22 tahun.
Bagi Joko, usaha yang dibangunnya bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan sumber penghidupan utama bagi keluarganya. Setiap hari, ia bersama anggota keluarga menjalankan berbagai aktivitas mulai dari memberi pakan, membersihkan kandang, memantau kesehatan ternak, hingga mengumpulkan telur yang siap dipasarkan.
Saat ini, kandang miliknya memiliki kapasitas hingga 12 ribu ekor puyuh. Namun karena keterbatasan modal dan tingginya biaya operasional, hanya sekitar 4 ribu ekor puyuh petelur yang dipelihara. Akibatnya, sebagian besar ruang kandang terpaksa dibiarkan kosong.
Dari 4 ribu ekor puyuh tersebut, Joko mampu memproduksi sekitar 3 ribu butir telur setiap hari. Hasil produksi kemudian dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional dan dijual kepada masyarakat dengan harga sekitar Rp250 per butir.
Meski produksi berjalan stabil, keuntungan yang diperoleh peternak semakin menipis. Penyebab utamanya adalah kenaikan harga pakan yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Joko, harga pakan pabrikan yang sebelumnya berkisar Rp400 ribu per sak kini telah mencapai sekitar Rp450 ribu per sak. Kondisi tersebut membuat biaya operasional usaha meningkat signifikan.
"Kenaikan harga pakan sangat memengaruhi biaya produksi. Sementara harga telur di pasaran tidak selalu stabil, sehingga keuntungan yang diperoleh semakin kecil," ujar Joko saat menerima kunjungan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, Purnadi, SE, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, kebutuhan operasional peternakan setiap hari dapat mencapai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Angka tersebut mencakup pembelian pakan, perawatan kandang, serta kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi agar produksi tetap berjalan.
Kondisi ini membuat banyak peternak harus berpikir keras untuk mempertahankan usahanya. Tidak sedikit yang mengurangi jumlah ternak karena keterbatasan modal dan tingginya biaya produksi.
Di tengah situasi tersebut, Program Makan Bergizi Gratis dinilai dapat menjadi peluang baru bagi peternak puyuh lokal. Apabila telur puyuh dapat masuk dalam rantai pasok program tersebut, maka permintaan pasar berpotensi meningkat dan memberikan kepastian penyerapan hasil produksi peternak.
Selain meningkatkan pendapatan peternak, keterlibatan produk lokal dalam Program MBG juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis usaha rakyat.
Para peternak berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap sektor peternakan rakyat melalui kebijakan yang berpihak, termasuk dukungan akses pasar, bantuan pakan, serta pelibatan produk lokal dalam berbagai program strategis nasional.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co Jakarta Selama hampir satu abad, CocaCola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari
Ekbis
JIPI Kepung Kantor BGN Sumut, Soroti Dugaan Dapur MBG Tanpa IPAL "Jangan Pertaruhkan Kesehatan Anak demi Mengejar Target Program"Medan &ndash
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) mengambil langkah tegas terhadap kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Se
kota
sumut24.co ASAHAN, Menyambut momen bersejarah peringatan Hari Ulang Tahun Ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Asahan
News
sumut24.co BANDA ACEH, Dalam upaya memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung ketahanan energi nasional, PT PLN (Persero) ter
News
sumut24.co ASAHAN, Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan hari ini, Selasa (4/8/2026), melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti dari perkara
News
Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan
kota
Penjelasan Pemerintah Kota Solok Mengenai Pemanfaatan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026
News
Pemasok Narkoba di Helen&rsquos Night Mart Diamankan Polrestabes Medan.
kota