Outfit Simpel Terlihat Lebih Berkarakter? Rahasianya Ada pada Outer yang Tepat
Outfit Simpel Terlihat Lebih Berkarakter? Rahasianya Ada pada Outer yang Tepat Jakartasumut24.coCara kita berpakaian pelanpelan bergeser.
Umum
Baca Juga:
- LTKP Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Pasien RSU Haji Medan Rp4,3 Miliar
- Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
- Semoga Jadi Haji Mabrur”, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
MEDAN – Pemikir sosial Islam, Asren Nasution, mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual yang berakhir saat jamaah kembali ke Tanah Air. Lebih dari itu, haji harus melahirkan perubahan nyata dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, hingga bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Asren Nasution melalui materi refleksi bertajuk "Selamat Datang, Haji = Perubahan", yang mengajak para hujjaj memahami makna mendalam dari kemabruran haji.
Dalam paparannya, Asren mengangkat kisah orientalis Belanda, Christiaan Snouck Hurgronje, yang pernah menyamar sebagai seorang Muslim bernama Abdul Ghaffar untuk meneliti kehidupan umat Islam di Tanah Suci. Dari pengamatannya, Snouck menemukan fakta bahwa banyak umat Islam yang pulang dari ibadah haji mengalami perubahan sosial yang signifikan.
"Pertanyaan yang menarik bukan hanya bagaimana seseorang berangkat haji, tetapi bagaimana ia pulang dan membawa perubahan bagi lingkungannya," ungkap Asren.
Menurutnya, hasil pengamatan tersebut menunjukkan bahwa haji mampu memperkuat solidaritas umat, mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara, serta membangkitkan keberanian melawan berbagai bentuk ketidakadilan.
Asren menegaskan bahwa fenomena ini menjadi perhatian serius pemerintah kolonial Belanda pada masa itu. Sebab, para jamaah haji yang kembali ke tanah air sering menjadi motor penggerak kebangkitan masyarakat dan perjuangan kemerdekaan.
"Haji melahirkan manusia yang tergerak, bergerak, dan menggerakkan. Mereka tidak hanya berubah secara pribadi, tetapi juga menjadi agen perubahan bagi keluarga dan komunitasnya," katanya.
Ia menambahkan bahwa semangat haji sejatinya adalah semangat persatuan, solidaritas sosial, kepedulian, pengorbanan, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut harus terus hidup setelah seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.
Karena itu, gelar haji mabrur tidak boleh dipahami sebagai simbol status sosial atau kebanggaan pribadi semata. Kemabruran harus tercermin dalam kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Haji mabrur bukan sekadar gelar pribadi, melainkan haji yang menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan spirit keindonesiaan," tegas Asren.
Ia juga mengajak para jamaah yang baru kembali dari Tanah Suci untuk terus menebarkan manfaat, memperkuat ukhuwah, menjaga integritas, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menutup refleksinya, Asren menyampaikan pesan kepada para hujjaj agar menjadikan pengalaman spiritual di Makkah dan Madinah sebagai energi perubahan yang berkelanjutan.
"Selamat datang kembali di Tanah Air. Teruslah memberi yang terbaik untuk negeri ini," pungkasnya.
Pesan utama yang ditekankan Asren Nasution:
Haji harus melahirkan perubahan perilaku dan kepedulian sosial.
Semangat haji adalah semangat persatuan dan solidaritas umat.
Jamaah haji harus menjadi penggerak kebaikan di tengah masyarakat.
Kemabruran diukur dari manfaat dan dampak nyata bagi lingkungan.
Haji merupakan momentum memperkuat kecintaan kepada bangsa, negara, dan nilai-nilai kebersamaan.
Dengan pesan tersebut, Asren Nasution berharap para hujjaj Indonesia tidak hanya membawa oleh-oleh dari Tanah Suci, tetapi juga membawa semangat perubahan yang mampu memperkuat persatuan umat dan memajukan bangsa.red
Outfit Simpel Terlihat Lebih Berkarakter? Rahasianya Ada pada Outer yang Tepat Jakartasumut24.coCara kita berpakaian pelanpelan bergeser.
Umum
Peringati Hari Kebaya Nasional, Bakti Budaya Djarum Foundation Hadirkan Jalan Pulang, Sebuah Perjalanan Menemukan Kembali Makna Kebaya sebag
Umum
sumut24.co MedanPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pint
Umum
Diduga Ada Permainan Distribusi, Semen Langka di Sumut, Harga Melambung hingga Rp85 Ribu per Sak
kota
Ajak chef, baker, hotel pastry, dan pemilik kafe, hadirkan kreasi bitesized pastry dan coffee pairing yang lebih aplikatif
kota
MEDAN Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga SSTP MSi, menegaskan komitmen Disdik Sumut untuk te
News
sumut24.co MEDAN, Kabupaten Asahan tampil memukau dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 dengan menampilkan aneka kekayaan seni
kota
Wasekjen DPP AMPI Leriadi Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
kota
JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
kota
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa
kota