Jumat, 29 Mei 2026

Pemerintah Kota Solok Perkuat Implementasi Layanan Gizi, KIA, dan Kesehatan Reproduksi

Administrator - Jumat, 29 Mei 2026 10:42 WIB
Pemerintah Kota Solok Perkuat Implementasi Layanan Gizi, KIA, dan Kesehatan Reproduksi
Istimewa

Kota Solok - Sumut24.co

Baca Juga:

Pemerintah Kota Solok , Sumatera Barat bersama Dinas Kesehatan melalui Pertemuan Koordinasi Implementasi Layanan Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang digelar di Ully Hotel, (26/5/2026). terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.

Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala puskesmas se-Kota Solok, penanggung jawab program KIA, gizi dan kespro puskesmas, penanggung jawab pustu, bidan praktik mandiri (BPM), hingga kepala ruangan kebidanan dan perinatologi rumah sakit maupun RSIA se-Kota Solok.

Dan juga menghadirkan menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Fionaliza, MKM, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Helwi Nofira, Sp.OG, serta Dokter Spesialis Anak dr. Fatmah Sindi, Sp.A.

Dijelaskan, kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi lintas fasilitas pelayanan kesehatan guna memastikan layanan kesehatan ibu, anak, gizi, dan kesehatan reproduksi berjalan optimal, terintegrasi, serta berkesinambungan di Kota Solok.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ns. Hartini, S.Kep, M.Biomed, didampingi pemegang program KIA dan gizi Dinas Kesehatan Kota Solok.

Hartini dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.

"Koordinasi dan kolaborasi antar fasilitas kesehatan sangat penting untuk memastikan pelayanan yang terintegrasi, berkualitas, dan berkesinambungan. Dengan sinergi yang kuat, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.

Kemudian para narasumber menyampaikan berbagai materi terkait penguatan implementasi pelayanan kesehatan ibu dan anak, penanganan masalah gizi, pelayanan kesehatan reproduksi, hingga percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi.

dr. Fionaliza , dalam paparannya menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan ibu dan anak membutuhkan keterlibatan aktif seluruh tenaga kesehatan, mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.

"Pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi menjadi kunci dalam menurunkan risiko komplikasi pada ibu dan anak. Karena itu, komitmen dan kolaborasi seluruh tenaga kesehatan sangat dibutuhkan agar layanan berjalan sesuai standar dan semakin optimal," tutur dr. Fionaliza.(YOSE)

Tags:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Cegah Stunting Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Pudun Jae Ajak Warga Peduli Gizi Anak
Usai Libur Lebaran, SPPG Desa Suka Jadi Kembali Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Siswa dan Guru
Kapolda Sumut Hadiri Launching Serentak SPPG Polri, Tegaskan Komitmen Dukung Program Gizi Nasional
Fokus Gizi Anak dan Santri, Pemkab Padang Lawas Resmikan Dua SPPG Sekaligus
Anak Balita dan Ibu Hamil Di Kabupaten Serdang Bedagai Peroleh Asupan Gizi dari Srikandi PLN
Pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
komentar
beritaTerbaru