MEDAN – Perkumpulan marga Siburian yang tergabung dalam Parsadaan Pomparan Raja Siburian (
Paboras) Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2 di Gedung Yayasan Parulian Medan, Sabtu (25/4/2026). Forum nasional ini menghasilkan 14 butir kesepahaman strategis guna memperkuat kebersamaan serta menyatukan visi organisasi ke depan.
Kegiatan diawali dengan ibadah dan renungan Firman Tuhan yang disampaikan Pdt. Jetun Simatupang, S.Th., M.Th., dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib serta mekanisme persidangan oleh Wakil Ketua Umum
Paboras Indonesia, Ramli Siburian.
Suasana diskusi berlangsung dinamis. Perbedaan pandangan antar peserta mewarnai jalannya sidang, namun tetap mencerminkan semangat demokrasi dan musyawarah mufakat yang menjadi dasar organisasi.
Sejumlah masukan strategis turut disampaikan, di antaranya oleh anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Paltak Siburian, S.H., M.H., yang juga merupakan pengurus
Paboras Indonesia. Tanggapan atas berbagai masukan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum, Fery Sahat Siburian.
Rakernas dihadiri lebih dari 150 peserta dari berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota serta sektor-sektor organisasi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP
Paboras Indonesia, Prof. Dr. Rikson Siburian, Ph.D., serta dihadiri Ketua Dewan Penasehat Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian bersama jajaran penasehat lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Rikson menegaskan komitmen organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda
Paboras. Program beasiswa dan pendidikan, kata dia, terus digalakkan sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas.
"Kami ingin talenta muda
Paboras menjadi bagian penting dalam membangun bangsa. Selain itu, program pemberdayaan perempuan dan pelatihan keterampilan juga terus berjalan secara gratis," ujarnya.
Rakernas kemudian dibagi dalam tiga kelompok sidang bidang yang menghasilkan 14 butir keputusan bersama. Salah satu poin utama adalah kesepakatan mempertahankan struktur kepengurusan Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum hingga akhir masa bakti 2024–2029.
Selain itu, DPP
Paboras Indonesia akan membentuk tim pakar untuk mengkaji Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), khususnya terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Umum di masa mendatang.
Ketua DPC
Paboras Batam yang juga anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Golkar, Jimi Siburian, berharap hasil Rakernas mampu memperkuat dukungan seluruh marga Siburian terhadap program organisasi.
Sementara itu, Ketua DPC
Paboras Kota Medan, Pdt. Dr. Panigoran Siburian, menekankan pentingnya persatuan dalam tubuh organisasi. Ia menilai tema Rakernas ke-2 sangat relevan dalam mempererat kekompakan marga Siburian.
Ketua Panitia, Sopar Siburian, S.H., M.Kn., mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Ia menyebut Rakernas ini sebagai momentum penting untuk berbagi gagasan dalam membangun organisasi yang lebih baik.
Senada, Ketua Pelaksana Jhonson Siburian, S.T., M.T., berharap Rakernas mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh pengurus dalam membesarkan
Paboras Indonesia.
Menutup kegiatan, Ketua Umum Prof. Rikson Siburian mengajak seluruh peserta untuk terus membangun kesepahaman dan visi bersama yang dilandasi nilai kasih dan kebersamaan.
"Satu hal yang perlu kita ingat, Siburian ada karena perkenanan Tuhan dan bertumbuh karena kasih-Nya. Saya berharap Rakernas ini menghasilkan keputusan yang berarti, berguna, dan bermanfaat bagi masa depan generasi emas marga Siburian," tegasnya.
Rakernas ke-2
Paboras Indonesia kemudian ditutup dengan doa berkat oleh Pdt. Jetun Simatupang. Rel
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News