Misi Uluu: Menggantikan Plastik Berbasis Fosil dengan Material yang terbuat dari Rumput Laut
Makassar, Di tengah gencarnya pencarian solusi atas krisis plastik global, Indonesia produsen rumput laut terbesar kedua di dunia ki
Info
Baca Juga:
- Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
- Proyek Pengendalian Banjir Sungai Asahan Rp15 Miliar Diduga Dimanipulasi, PPK Akui Pekerjaan Tak Sempurna, Aturan Hukum Terancam Dilanggar
- Operasional Pulih Cepat Pasca Banjir, SKK Migas Beri Penghargaan PEP Field Rantau dan Field Pangkalan Susu
Paluta | Sumut24.co -
Dampak hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Padang Bolak Julu mulai dirasakan masyarakat. Dua jembatan gantung (rambin) dilaporkan mengalami kerusakan parah, bahkan salah satunya putus total akibat luapan Sungai Batang Ilung.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim Harahap, turun langsung ke lokasi pada Jumat (24/4/2026) untuk memastikan situasi di lapangan sekaligus memantau langkah penanganan yang dilakukan.
Berdasarkan hasil peninjauan, jembatan di Desa Pancur Pangko mengalami kerusakan pada bagian lantai yang patah dan terlepas di tengah. Sementara itu, jembatan di Desa Hasambi dilaporkan putus total sehingga tidak dapat lagi digunakan oleh warga.
Kerusakan ini diduga disebabkan oleh derasnya arus Sungai Batang Ilung yang membawa material kayu dan batang pohon, lalu menghantam struktur jembatan hingga tidak mampu menahan beban.
Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim Harahap, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. Ia langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan segera dilakukan.
"Kami langsung turun ke lokasi bersama Dinas PUPR, BPBD, TNI, dan pemerintah kecamatan untuk melihat kondisi secara langsung dan mengambil langkah awal penanganan," ujarnya.
Untuk sementara, akses di Desa Pancur Pangko sudah bisa dilalui setelah dilakukan perbaikan darurat menggunakan material seadanya. Namun, kondisi berbeda terjadi di Desa Hasambi yang hingga kini masih terisolasi akibat jembatan yang putus total.
Selain jembatan, akses jalan yang menghubungkan Desa Sialang dengan Desa Sitanggoru juga terdampak. Meskipun masih tersedia jalur alternatif, warga harus menempuh jarak yang lebih jauh dari biasanya.
Kapolsek menegaskan bahwa infrastruktur yang rusak tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan. Jembatan di Desa Pancur Pangko menjadi jalur utama distribusi kebutuhan pokok, sementara jembatan di Desa Hasambi digunakan anak-anak untuk menuju sekolah.
"Kami akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan di lapangan agar akses masyarakat bisa segera kembali normal," tambahnya.
Saat ini, penanganan masih terus dilakukan oleh instansi terkait dengan fokus pada pemulihan akses dan keselamatan warga di wilayah terdampak.zal
Makassar, Di tengah gencarnya pencarian solusi atas krisis plastik global, Indonesia produsen rumput laut terbesar kedua di dunia ki
Info
Jakarta PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak usaha Astra yang merupakan bagian dari Astra Financial, kembali menegaskan komit
Ekbis
Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
News
Taring Prabowo Soroti Polemik MBG Pembenahan BGN Jangan Diganggu, Celah Sabotase Harus Ditutup
News
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Kabupaten Pengedar, Bandar, Hingga Pemilik Gudang Diringkus
News
Hari Pelanggan Nasional, BPJamsostek Ketenagakerjaan Cabang Palas Aktif Melayani dan Memberdayakan Pekerja
kota
BANDA ACEH Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar resmi dikukuhkan dalam rangkaian acara SMSI Aceh Awards 2026 yang b
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Tiga pria diamankan dalam dua operasi b
Hukum
SATRESNARKOBA POLRESTA DELI SERDANG BEKUK M BERSAMA 3,86 GRAM SHABU MILIKNYA DIAMANKAN
News
Bobby Nasution Tegaskan Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi
News