Jual Beli Titik Dapur Gizi Disorot, Forwaka Asahan Minta Seluruh SPPG Diaudit Total
sumut24.co ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum War
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Penyidik Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut masih terus mengembangkan proses penyidikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.
Penggeledahan kembali dilakukan penyidik. Kali ini, di kediaman NER, yang disebut-sebut merupakan keponakan Wali Kota Tebing Tinggi di Jalan Selamat, Simpang Limun Medan, Jum'at (17/4/2026).
"Benar, ada kita lakukan penggeledahan hari ini untuk pengembangan kasus OTT di Diskominfo Tebing Tinggi," aku Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Jum'at (17/4/2026).
Namun, Ferry belum bisa membeberkan hasil penggeledahan yang dilakukan penyidik, karena masih dalam proses. "Saya belum dapat laporan dan datanya," ujarnya.
Kata dia, proses penyidikan dan pengembangan masih terus dilakukan penyidik untuk mengungkap dalang atau aktor intelektual OTT tersebut.
Sementara, informasi diperoleh, penyidik telah mengamankan dua terduga pelaku OTT dan akan ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik sedang mendalami keterlibatan pejabat lain di Diskominfo Tebing Tinggi.
Sebelumnya, penyidik Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut menggeledah sejumlah ruangan di Diskominfo Kota Tebing Tinggi.
Penggeledahan dilakukan Kamis (16/4/2026) malam, untuk mencari barang bukti dan dokumen terkait OTT proyek E Katalog yang dilakukan pada Rabu (15/4/2026) malam.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan dikonfirmasi soal penggeledahan kantor Diskominfo Tebing Tinggi mengatakan, untuk mencari bukti terkait OTT yang dilakukan sehari sebelumnya.
"Penyidik mencari barang bukti yang berkaitan dengan kasus OTT tersebut," katanya.
Sementara informasi di Polda Sumut menyebutkan, penggeledahan dilakukan menindaklanjuti hasil penyidikan terhadap Nur Erdian Ritonga sebagai Pejabat Pembuat Tekhnis Kerja (PPTK) pada proyek E Katalog Diskominfo Tebing Tinggi.
Selain kantor Dinas Kominfo Tebing Tinggi, disebut-sebut penyidik turut menggeledah kantor PT Whiz Digital Berjaya (WDJ) selaku rekanan atau pihak swasta yang disebut-sebut selaku pemberi dugaan suap. Seorang staf perusahaan itu berinisial HA SE turut diamankan dalam OTT tersebut.
Dari dua lokasi penggeledahan penyidik membawa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan OTT tersebut.
Adapun yang diduga terlibat OTT itu Kadis Kominfo inisial GR yang akhirnya dibantah keterlibatanya. Kemudian Kabid DS yang kemudian keduanya pulang setelah memberi keterangan kepada penyidik.
Sementara ER dan HA hingga Kamis (16/04) malam masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut.(W05)
sumut24.co ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum War
News
sumut24.co JakartaPemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para o
Tips
DELI SERDANG, SUMUT24.CO Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang digelarnya Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U15 SeSumatera
Sport
Asmum Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara ResmiSosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab Solok
kota
sumut24.co MedanSedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera U
kota
sumut24.co MedanKomitmen membangun ekonomi Kota Medan yang lebih kuat dan berdaya saing menjadi pembahasan utama dalam audiensi jajaran Ke
kota
sumut24.co MedanPeringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke30 di Kota Medan menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lansia tetap memil
kota
sumut24.co MedanKota Medan terus memacu persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indo
kota
sumut24.co JakartaMantan pebulutangkis ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, mencuri perhatian publik saat menghadiri ses
Sport
Tuntut Pengusutan Tuntas, FABEM Minta Kejagung Periksa Perusahaan Pemenang Tender BGN
kota