Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?
Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095 Ada Apa dengan Bangsa Ini?
kota
Baca Juga:
- Satlantas Polres Padangsidimpuan Gerak Cepat Atasi Jalan Licin Akibat Tumpahan Solar di Simpang Silandit
- Polres Madina Gempur Kejahatan! Puluhan Kasus Narkoba, Pembunuhan hingga Predator Anak Berhasil Dibongkar
- Digerebek Polres Padangsidimpuan, Pengedar Sabu di Palopat Pijorkoling Ditangkap Bersama Puluhan Paket Narkoba
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Upaya memperketat pengawasan internal terus dilakukan Kepolisian Republik Indonesia. Kali ini, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri bersama Slog Polri melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap senjata api organik di Polres Padangsidimpuan, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB ini berlangsung di Aula Polres Padangsidimpuan serta gudang penyimpanan senjata api. Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung oleh tim dari Mabes Polri, di antaranya Kombes Pol Herry Affandi, S.I.K., M.M., AKBP Teguh dari Slog Mabes, serta IPTU Novri dari Div Propam Mabes Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol Rahman Takdir, S.H., serta jajaran pejabat utama, para kasatfung, dan kapolsek di lingkungan Polres Padangsidimpuan.
Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dari pengawasan internal Polri guna memastikan seluruh senjata api dinas digunakan dan disimpan sesuai prosedur yang berlaku. Tim melakukan pengecekan secara detail, mulai dari kondisi fisik senjata, jumlah dan kelayakan amunisi, kelengkapan administrasi, hingga kesesuaian data inventaris.
Tak hanya itu, tata cara penyimpanan senjata di gudang juga menjadi perhatian utama. Standar keamanan diperiksa secara ketat untuk memastikan tidak ada celah yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga profesionalitas dan integritas anggota di lapangan.
"Pemeriksaan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memastikan seluruh personel mematuhi aturan penggunaan senjata api. Tidak boleh ada penyimpangan sekecil apa pun, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat dan citra institusi," tegas AKBP Wira Prayatna.
Ia juga menambahkan bahwa disiplin dalam penggunaan senjata api merupakan hal mutlak yang harus dijaga oleh setiap anggota Polri.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh senjata dalam kondisi siap pakai, terdata dengan baik, serta digunakan hanya untuk kepentingan tugas sesuai SOP. Ini juga sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi penyalahgunaan," lanjutnya.
Dengan adanya pemeriksaan rutin seperti ini, diharapkan tingkat kedisiplinan personel semakin meningkat dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri tetap terjaga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.zal
Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095 Ada Apa dengan Bangsa Ini?
kota
DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul
kota
Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut
kota
sumut24.co ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum War
News
sumut24.co JakartaPemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para o
Tips
DELI SERDANG, SUMUT24.CO Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang digelarnya Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U15 SeSumatera
Sport
Asmum Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara ResmiSosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab Solok
kota
sumut24.co MedanSedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera U
kota
sumut24.co MedanKomitmen membangun ekonomi Kota Medan yang lebih kuat dan berdaya saing menjadi pembahasan utama dalam audiensi jajaran Ke
kota
sumut24.co MedanPeringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke30 di Kota Medan menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lansia tetap memil
kota