Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pembangunan 1.133 hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana, Sabtu (11/4/2026).
Peninjauan ini dilakukan bersama Sekretaris Daerah Rahmat Marzuki Nasution dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beberapa titik strategis yang dikunjungi antara lain Desa Palopat Pijorkoling, kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kota Padangsidimpuan, hingga Desa Huta Koje di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa proyek pembangunan huntap ini tidak boleh sekadar mengejar target jumlah. Ia menekankan pentingnya kualitas hunian yang benar-benar layak untuk dihuni masyarakat.
"Hunian tetap ini harus menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberikan ketenangan bagi warga. Kita ingin masyarakat bisa bangkit dan menjalani hidup secara bermartabat," tegasnya.
Menurutnya, pembangunan huntap adalah langkah strategis dalam pemulihan pascabencana, sehingga harus dirancang dengan matang, bukan sekadar solusi sementara.
Selain meninjau lokasi fisik, Wali Kota juga memberi perhatian serius pada proses pendataan penerima bantuan. Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan data yang digunakan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Jangan sampai bantuan ini salah sasaran. Pastikan yang menerima adalah warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan," ujarnya.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan keadilan dalam distribusi bantuan.
Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Wali Kota menginstruksikan agar pembangunan huntap dilengkapi dengan infrastruktur dasar yang memadai. Mulai dari akses jalan, sistem drainase, hingga fasilitas lingkungan yang menunjang aktivitas warga.
"Jangan hanya fokus pada bangunan rumah. Kita harus membangun kawasan yang benar-benar layak huni, dengan akses mudah dan lingkungan sehat," katanya.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kawasan permukiman baru yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta melakukan kajian menyeluruh terkait risiko bencana di lokasi pembangunan. Wali Kota menegaskan bahwa aspek mitigasi tidak boleh diabaikan.
"Kita tidak ingin masyarakat direlokasi ke tempat yang masih rawan bencana. Keamanan jangka panjang harus menjadi prioritas," tegasnya.
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menargetkan pembangunan 1.133 huntap ini dapat segera terealisasi. Dengan demikian, masyarakat terdampak bencana bisa secepatnya menempati hunian yang lebih layak.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi tempat tinggal, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News