UMKM di PRSU Rugi, Forda UKM Sumut: Omzet Turun Lebih 50 Persen Akibat Tiket Mahal
UMKM di PRSU Rugi, Forda UKM Sumut Omzet Turun Lebih 50 Persen Akibat Tiket Mahal
kota
Baca Juga:
Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pembangunan 1.133 hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana, Sabtu (11/4/2026).
Peninjauan ini dilakukan bersama Sekretaris Daerah Rahmat Marzuki Nasution dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beberapa titik strategis yang dikunjungi antara lain Desa Palopat Pijorkoling, kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kota Padangsidimpuan, hingga Desa Huta Koje di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa proyek pembangunan huntap ini tidak boleh sekadar mengejar target jumlah. Ia menekankan pentingnya kualitas hunian yang benar-benar layak untuk dihuni masyarakat.
"Hunian tetap ini harus menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberikan ketenangan bagi warga. Kita ingin masyarakat bisa bangkit dan menjalani hidup secara bermartabat," tegasnya.
Menurutnya, pembangunan huntap adalah langkah strategis dalam pemulihan pascabencana, sehingga harus dirancang dengan matang, bukan sekadar solusi sementara.
Selain meninjau lokasi fisik, Wali Kota juga memberi perhatian serius pada proses pendataan penerima bantuan. Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan data yang digunakan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Jangan sampai bantuan ini salah sasaran. Pastikan yang menerima adalah warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan," ujarnya.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan keadilan dalam distribusi bantuan.
Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Wali Kota menginstruksikan agar pembangunan huntap dilengkapi dengan infrastruktur dasar yang memadai. Mulai dari akses jalan, sistem drainase, hingga fasilitas lingkungan yang menunjang aktivitas warga.
"Jangan hanya fokus pada bangunan rumah. Kita harus membangun kawasan yang benar-benar layak huni, dengan akses mudah dan lingkungan sehat," katanya.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kawasan permukiman baru yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta melakukan kajian menyeluruh terkait risiko bencana di lokasi pembangunan. Wali Kota menegaskan bahwa aspek mitigasi tidak boleh diabaikan.
"Kita tidak ingin masyarakat direlokasi ke tempat yang masih rawan bencana. Keamanan jangka panjang harus menjadi prioritas," tegasnya.
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menargetkan pembangunan 1.133 huntap ini dapat segera terealisasi. Dengan demikian, masyarakat terdampak bencana bisa secepatnya menempati hunian yang lebih layak.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi tempat tinggal, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
UMKM di PRSU Rugi, Forda UKM Sumut Omzet Turun Lebih 50 Persen Akibat Tiket Mahal
kota
Pemkab Simalungun Perkuat Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO
kota
Tertibkan Kenderaan Dinas, Pemkab Simalungun Gelar Apel Kendaraan
kota
Galian C Ilegal di Kampung Karo Diduga Kebal Hukum, Jalan Pancasila Terancam Hancur, Warga Resah Debu Bertebaran
kota
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Bekali Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Menjadi "Pahlawan Digital" dalam MPLS
kota
Rakerda & Family Gathering JMSI Sumut Dapat Dukungan Penuh Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony
kota
Rakerda & Family Gathering JMSI Sumut Dapat Dukungan Penuh Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony
kota
PT Prima Terminal Petikemas dan PT BNCT Dukung Kegiatan Rakerda Family Gathering JMSI Sumut
News
sumut24.co ASAHAN , Gelombang semangat pembangunan menyapa Desa Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, menjadi hari bersejar
News
Ketua ABPEDNAS Soroti Pengelolaan Dana Operasional BPD Paya Gambar Harus Transparan dan Dipertanggungjawabkan
kota