Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Baca Juga:
- Belajar dari Garut, Bupati Saipullah Siapkan Serai Wangi Jadi Komoditas Unggulan Madina
- Bupati Padang Lawas Hadiri Pelepasan 450 Siswa MTsN 1, Tekankan Pentingnya Generasi Cinta Al-Qur’an
- Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai mempercepat langkah pembangunan daerah dengan menggagas pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D). Langkah ini dibahas dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat (27/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi terbuka antara pemerintah daerah dan para tokoh yang selama ini memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat Madina.
Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa TP2D akan diisi oleh berbagai elemen masyarakat yang dinilai memiliki gagasan dan pemikiran strategis untuk membawa daerah ini berkembang lebih cepat.
"Kita ingin melibatkan tokoh pemuda, tokoh adat, dan tokoh agama yang memiliki pemikiran konstruktif untuk mendorong Madina menjadi daerah yang lebih maju," ujar Saipullah dalam pertemuan tersebut.
Saipullah menjelaskan, tim yang akan dibentuk ini bukan sekadar lembaga formal, melainkan wadah pengabdian bagi putra-putri terbaik daerah.
Ia menegaskan bahwa para anggota TP2D nantinya tidak akan menerima honorarium.
"Tim ini murni sebagai bentuk pengabdian untuk masyarakat Mandailing Natal. Tidak ada honor atau bayaran. Semangatnya adalah kontribusi nyata untuk daerah," tegasnya.
Menurut Saipullah, keterlibatan berbagai tokoh masyarakat diharapkan mampu melahirkan gagasan inovatif yang dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial hingga pengelolaan sumber daya alam.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung keberadaan perusahaan tambang PT Sorikmas Mining yang telah lama memegang konsesi pertambangan di wilayah Madina.
Saipullah menyebut perusahaan tersebut telah memiliki izin sejak 1998, namun hingga kini belum menunjukkan aktivitas produksi yang signifikan.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menyurati pihak perusahaan agar segera merealisasikan investasi di daerah tersebut.
"Pemkab Madina sudah menyampaikan surat agar PT Sorikmas Mining segera beroperasi. Kami juga sudah meminta kepada Gubernur Sumatera Utara agar sebagian konsesi bisa dikurangi supaya investor lain dapat masuk," jelasnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar potensi sumber daya alam di Madina bisa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kapolres Mandailing Natal Bagus Priandy turut memberikan apresiasi terhadap forum silaturahmi yang digagas pemerintah daerah.
Menurutnya, diskusi yang melibatkan berbagai tokoh ini sangat positif karena membuka ruang bagi munculnya ide dan gagasan pembangunan.
"Forum seperti ini sangat baik karena bisa memperkaya perspektif dalam menjalankan program pembangunan daerah," ujarnya.
Ia juga berharap diskusi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Afrizal Nasution menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memang dirancang untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat.
Menurutnya, pandangan dari para tokoh sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah.
"Kami ingin mendapatkan saran, ide, dan masukan dari tokoh masyarakat agar percepatan pembangunan Madina bisa berjalan lebih efektif," katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan visi Madina Maju dan Madina Madani.
Dalam forum tersebut, salah satu tokoh masyarakat Khoiruddin Lubis mengingatkan bahwa pembentukan Kabupaten Mandailing Natal yang dimekarkan dari Tapanuli Selatan pada masa lalu bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya alam.
Menurutnya, potensi yang dimiliki Madina sangat besar dan perlu dikelola secara optimal.
"Pemekaran Madina dari Tapanuli Selatan dulu bertujuan agar sumber daya alam bisa dikelola lebih baik dan memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia juga memberikan pesan kepada Bupati dan Wakil Bupati agar tetap bersemangat dalam mengembangkan potensi daerah.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk silaturahmi dan diskusi pembangunan ini turut dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, unsur Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota