KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran
KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran
kota
Baca Juga:
- Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.
- Wali kota Solok Ramadhani Kirana Putra Resmian Grand Opening Solok Arena Mini Soccer.
- Pemkab Solok Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Teken MoU dengan Kemenag dan Pengadilan Agama
Kabupaten Solok : Sumut.24.co
Program bertajuk Peran Mahasiswa Berdampak dalam Pemulihan Pascabencana Longsor untuk Peningkatan Sosial dan Ekonomi Masyarakat di Nagari Gantung Ciri dilaksanakan sejak 28 Januari hingga 26 Februari 2026 di Kenagarian Gantung Ciri Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.
Salah satunya dilakukan oleh STKIP Ahlussunnah Bukittinggi yang menerima pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Dijelaskan, kegiatan difokuskan pada tiga wilayah terdampak longsor, yakni Jorong Kampung Baru, Jorong Kapalo Koto, dan Jorong Pinang Sinawa.
Sebanyak 50 mahasiswa diterjunkan dalam program tersebut untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, edukasi kebencanaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Ketua tim pelaksana program, Hasmi Novianti, mengatakan pendanaan dari kementerian menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Kami dari STKIP Ahlussunnah dipercaya menjalankan program ini. Tentu ini sebuah kepercayaan yang sangat berharga dan menjadi kewajiban bagi kami untuk menjalankan amanah ini," kata Hasmi. Program ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya belajar melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pelajaran dan pengalaman yang berharga. Bahwa belajar tidak hanya di dalam ruangan, tetapi melalui kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Tim dosen pelaksana kegiatan terdiri atas Hasmi Novianti sebagai ketua, dengan anggota Nisye Frisca Andini dan Melia Roza. Ketiganya mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan berbagai program di lapangan.
Pelaksana Tugas Wali Nagari Gantung Ciri, Zulhendri, mengapresiasi kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi masyarakat pascabencana. Ia menilai pemulihan wilayah terdampak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Sekretaris Nagari Gantung Ciri, Syaltri MarizaI , menyampaikan terima kasih kepada STKIP Ahlussunnah yang telah memilih nagari tersebut sebagai lokasi program pemberdayaan masyarakat.
Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa sangat membantu masyarakat, baik dalam pemulihan ekonomi maupun peningkatan pengetahuan tentang kebencanaan, ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana. Di antaranya pembagian pupuk kepada warga sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi, khususnya sektor pertanian.
Selain itu, mahasiswa juga menyusun buku literasi kebencanaan yang didasarkan pada hasil pengamatan langsung terhadap kondisi pascabencana di Nagari Gantung Ciri. Buku tersebut direncanakan akan didistribusikan secara gratis kepada masyarakat, sekolah, serta pemerintah nagari.
Buku literasi ini diharapkan dapat menjadi sumber edukasi mengenai mitigasi bencana, penyediaan informasi lokal, hingga panduan perencanaan kebencanaan bagi masyarakat.
Mahasiswa juga membuat jalur evakuasi serta peta risiko bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat jika bencana serupa terjadi di masa mendatang.
Di bidang penanganan darurat, tim turut membangun tanggul sementara atau kisdam menggunakan karung berisi pasir dan kerikil untuk mengendalikan aliran air dan mengurangi potensi banjir. Metode ini dikenal dalam penanganan bencana sebagai sandbag damming atau cofferdam.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Ahlussunnah, Arie Rahma Pandangwangi, menilai keterlibatan mahasiswa dalam program ini memberikan pengalaman penting dalam membangun kepedulian sosial.
Pengalaman terjun langsung ke wilayah terdampak bencana memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai peran mereka dalam membantu masyarakat
Melalui program ini, STKIP Ahlussunnah berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian sosial di kalangan mahasiswa.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran
kota
Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibiobio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan
kota
Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET
kota
Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.
kota
400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026
kota
Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Besarnya aliran dana yang masuk ke Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK KORPRI) Kabupaten Asahan dalam k
News
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi Pemko Medan dengan DPRD dalam merancang strategi pen
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam membangun masa depan Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui penguatan
News
sumut24.co Jakarta Selama hampir satu abad, CocaCola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari
Ekbis