"Lantik 23 Pejabat, Wabup Lom: Jadikan Amanah Ini untuk Wujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera"
"Lantik 23 Pejabat, Wabup Lom Jadikan Amanah Ini untuk Wujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera"
kota
Baca Juga:
- Pawai Khatam Al-Qur'an ke-38 dan Wisuda RA Tahun 2026 di Nagari Selayo di Hadiri Bupati Solok Kabupaten Solok - Sumut24.co
- Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
- Pemerintah Kota Solok Terus Mendorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Berbasis Digital Melalui Kolaborasi lintas Instansi.
Kabupaten Solok : Sumut.24.co
Program bertajuk Peran Mahasiswa Berdampak dalam Pemulihan Pascabencana Longsor untuk Peningkatan Sosial dan Ekonomi Masyarakat di Nagari Gantung Ciri dilaksanakan sejak 28 Januari hingga 26 Februari 2026 di Kenagarian Gantung Ciri Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.
Salah satunya dilakukan oleh STKIP Ahlussunnah Bukittinggi yang menerima pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Dijelaskan, kegiatan difokuskan pada tiga wilayah terdampak longsor, yakni Jorong Kampung Baru, Jorong Kapalo Koto, dan Jorong Pinang Sinawa.
Sebanyak 50 mahasiswa diterjunkan dalam program tersebut untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, edukasi kebencanaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Ketua tim pelaksana program, Hasmi Novianti, mengatakan pendanaan dari kementerian menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Kami dari STKIP Ahlussunnah dipercaya menjalankan program ini. Tentu ini sebuah kepercayaan yang sangat berharga dan menjadi kewajiban bagi kami untuk menjalankan amanah ini," kata Hasmi. Program ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya belajar melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pelajaran dan pengalaman yang berharga. Bahwa belajar tidak hanya di dalam ruangan, tetapi melalui kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Tim dosen pelaksana kegiatan terdiri atas Hasmi Novianti sebagai ketua, dengan anggota Nisye Frisca Andini dan Melia Roza. Ketiganya mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan berbagai program di lapangan.
Pelaksana Tugas Wali Nagari Gantung Ciri, Zulhendri, mengapresiasi kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi masyarakat pascabencana. Ia menilai pemulihan wilayah terdampak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Sekretaris Nagari Gantung Ciri, Syaltri MarizaI , menyampaikan terima kasih kepada STKIP Ahlussunnah yang telah memilih nagari tersebut sebagai lokasi program pemberdayaan masyarakat.
Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa sangat membantu masyarakat, baik dalam pemulihan ekonomi maupun peningkatan pengetahuan tentang kebencanaan, ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana. Di antaranya pembagian pupuk kepada warga sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi, khususnya sektor pertanian.
Selain itu, mahasiswa juga menyusun buku literasi kebencanaan yang didasarkan pada hasil pengamatan langsung terhadap kondisi pascabencana di Nagari Gantung Ciri. Buku tersebut direncanakan akan didistribusikan secara gratis kepada masyarakat, sekolah, serta pemerintah nagari.
Buku literasi ini diharapkan dapat menjadi sumber edukasi mengenai mitigasi bencana, penyediaan informasi lokal, hingga panduan perencanaan kebencanaan bagi masyarakat.
Mahasiswa juga membuat jalur evakuasi serta peta risiko bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat jika bencana serupa terjadi di masa mendatang.
Di bidang penanganan darurat, tim turut membangun tanggul sementara atau kisdam menggunakan karung berisi pasir dan kerikil untuk mengendalikan aliran air dan mengurangi potensi banjir. Metode ini dikenal dalam penanganan bencana sebagai sandbag damming atau cofferdam.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Ahlussunnah, Arie Rahma Pandangwangi, menilai keterlibatan mahasiswa dalam program ini memberikan pengalaman penting dalam membangun kepedulian sosial.
Pengalaman terjun langsung ke wilayah terdampak bencana memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai peran mereka dalam membantu masyarakat
Melalui program ini, STKIP Ahlussunnah berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian sosial di kalangan mahasiswa.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
"Lantik 23 Pejabat, Wabup Lom Jadikan Amanah Ini untuk Wujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera"
kota
BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Yang Menyimpan Sabu di Pantai labu
kota
Mahasiswa Magister UNAS Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi
kota
sumut24.co ASAHAN, Hak Guna Usaha (HGU) yang telah melewati masa berlakunya menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat yang dibuka seca
News
Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani
kota
Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah
kota
Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gu
kota
Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan, BRI BO Sibuhuan Kunjungi Yayasan Baruna Husada
kota
MEDAN Bupati Kabupaten Langkat H. Syah Afandin, SH didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril bersama Kepala Kejaksaan Negeri
News