EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting: Banyak PR Menanti Aie Dingin!
EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting Banyak PR Menanti Aie Dingin!
News
Baca Juga:
Kabupaten Solok : Sumut.24.co
Program bertajuk Peran Mahasiswa Berdampak dalam Pemulihan Pascabencana Longsor untuk Peningkatan Sosial dan Ekonomi Masyarakat di Nagari Gantung Ciri dilaksanakan sejak 28 Januari hingga 26 Februari 2026 di Kenagarian Gantung Ciri Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.
Salah satunya dilakukan oleh STKIP Ahlussunnah Bukittinggi yang menerima pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Dijelaskan, kegiatan difokuskan pada tiga wilayah terdampak longsor, yakni Jorong Kampung Baru, Jorong Kapalo Koto, dan Jorong Pinang Sinawa.
Sebanyak 50 mahasiswa diterjunkan dalam program tersebut untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, edukasi kebencanaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Ketua tim pelaksana program, Hasmi Novianti, mengatakan pendanaan dari kementerian menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Kami dari STKIP Ahlussunnah dipercaya menjalankan program ini. Tentu ini sebuah kepercayaan yang sangat berharga dan menjadi kewajiban bagi kami untuk menjalankan amanah ini," kata Hasmi. Program ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya belajar melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pelajaran dan pengalaman yang berharga. Bahwa belajar tidak hanya di dalam ruangan, tetapi melalui kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Tim dosen pelaksana kegiatan terdiri atas Hasmi Novianti sebagai ketua, dengan anggota Nisye Frisca Andini dan Melia Roza. Ketiganya mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan berbagai program di lapangan.
Pelaksana Tugas Wali Nagari Gantung Ciri, Zulhendri, mengapresiasi kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi masyarakat pascabencana. Ia menilai pemulihan wilayah terdampak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Sekretaris Nagari Gantung Ciri, Syaltri MarizaI , menyampaikan terima kasih kepada STKIP Ahlussunnah yang telah memilih nagari tersebut sebagai lokasi program pemberdayaan masyarakat.
Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa sangat membantu masyarakat, baik dalam pemulihan ekonomi maupun peningkatan pengetahuan tentang kebencanaan, ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana. Di antaranya pembagian pupuk kepada warga sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi, khususnya sektor pertanian.
Selain itu, mahasiswa juga menyusun buku literasi kebencanaan yang didasarkan pada hasil pengamatan langsung terhadap kondisi pascabencana di Nagari Gantung Ciri. Buku tersebut direncanakan akan didistribusikan secara gratis kepada masyarakat, sekolah, serta pemerintah nagari.
Buku literasi ini diharapkan dapat menjadi sumber edukasi mengenai mitigasi bencana, penyediaan informasi lokal, hingga panduan perencanaan kebencanaan bagi masyarakat.
Mahasiswa juga membuat jalur evakuasi serta peta risiko bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat jika bencana serupa terjadi di masa mendatang.
Di bidang penanganan darurat, tim turut membangun tanggul sementara atau kisdam menggunakan karung berisi pasir dan kerikil untuk mengendalikan aliran air dan mengurangi potensi banjir. Metode ini dikenal dalam penanganan bencana sebagai sandbag damming atau cofferdam.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Ahlussunnah, Arie Rahma Pandangwangi, menilai keterlibatan mahasiswa dalam program ini memberikan pengalaman penting dalam membangun kepedulian sosial.
Pengalaman terjun langsung ke wilayah terdampak bencana memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai peran mereka dalam membantu masyarakat
Melalui program ini, STKIP Ahlussunnah berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian sosial di kalangan mahasiswa.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting Banyak PR Menanti Aie Dingin!
News
Momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda,BRI BO Sibuhuan Perkuat Pengabdian Layanan
News
Sumut Jadi Titik Awal Gerakan Nasional Pesantren Bebas TBC, Tiga Wakil Menteri Pukul Beduk di Deli Serdang
News
Suksesi Kepemimpinan Organisasi Pendiri Golkar SOKSI Sumut Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua Jelang Musda XII
News
Insiden Penurunan Bendera Bintang Bulan di Pulo Kenari Berujung Rusuh, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia dan Puluhan Lukaluka
News
PACITAN MARSUDI BUDAYA 1.Dhandhanggula PAKASA Pang Pacitan Paguyuban Kawula winarni, Kraton Surakarta Hadiningrat, Pang Pacitan sinebute,Wus
Umum
NGANJUK KAWENTAR BUDAYA KABABAR Ja lali ja keri kutha Nganjuk mranani. Pendopo Kabupaten Nganjuk begitu merbawani. Megah mewah gagah indah.
Info
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wah
kota
Kapolda Sumut Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan Jalanan Saat Kunjungi Polres Binjai
News
Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
News