Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
kota
Baca Juga:
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta pemerintah daerah menyiapkan pemetaan rencana pembangunan untuk menentukan skala prioritas di berbagai sektor. Hal ini dilakukan agar alokasi anggaran dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (12/3/2026).
Turut mendampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Sumut Dikky Anugerah, Kepala Dinas PUPR Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, serta sejumlah pejabat lainnya.
"Kita melihat memang bagaimana potensi besar sumber daya di Nias Utara. Jika memang diperlukan (membantu pembangunan), kita akan intervensi dari Pemprov. Sementara urusan wajib juga kami siapkan," ujar Bobby Nasution.
Menurutnya, penentuan alokasi pembangunan di wilayah Kepulauan Nias, khususnya Nias Utara, perlu didasarkan pada pemetaan yang jelas. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan sektor mana yang menjadi prioritas pembangunan.
"Misalnya pertimbangan jika di sana itu ada Hub Ekonomi dan Logistik, Zona Produksi, dan Destinasi Wisata/Budaya. Mana yang bisa kita perbaiki dan kita bangun. Tapi saya minta pemetaan dulu, agar kita bisa tahu mana yang jadi prioritas," jelas Bobby Nasution.
Selain itu, Bobby Nasution juga menilai beberapa kondisi di wilayah Kepulauan Nias memerlukan penanganan khusus agar pembangunan dapat berjalan maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut termasuk peningkatan pelayanan publik, seperti sektor kesehatan dan sarana pendidikan.
"Untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Provinsi akan bantu. Tetapi memang kita punya keterbatasan, sehingga kita akan melihat dulu mana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di sana. Dan nanti pasca Hari Raya Idulfitri, kami akan berkantor di sana," jelas Gubernur.
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan bahwa saat ini terjadi penambahan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp114 miliar. Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap kabupaten yang masuk kategori wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
"Terima kasih Pak Gubernur, karena memungkinkan ada perbaikan di Nias Utara terutama infrastruktur jalan, fasilitas pendukung sekolah dan kesehatan. Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar beberapa sarana yang memprihatinkan kondisinya, bisa dibangun," ujar Amizaro.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
kota
Upacara Hari Otonomi Daerah 2026 di Paluta Bupati Reski Basyah Harahap Sampaikan Enam Strategi Besar
News
Bupati Madina Saipullah Nasution Serukan Percepatan Pembangunan Saat Upacara Hari Otonomi Daerah 2026
kota
Bupati Saipullah Nasution Lepas Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 342 Jemaah Haji Madina
kota
Hari Otda 2026, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Serukan Kolaborasi Kuat Demi Indonesia Emas
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Restorative Justice Lebih Cepat, Humanis, dan Minim Konflik
kota
Bupati Gus Irawan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tegaskan Arah Baru Pembangunan Tapsel
kota
Bangkit dari Pascabencana, Tapsel Sabet Juara II Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting 2026
kota
Di Momen Musrenbang Sumut 2027, Mendagri Tito Karnavian dan Bupati Tapsel Gus Irawan Kompak Tancap Gas Pembangunan
kota
Wabup Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga Buka BKMT Angkola Selatan &ldquoGotong Royong Kekuatan Utama Daerah!&rdquo
kota