Kamis, 12 Maret 2026

Jaga Ekosistem Batang Toru, AKBP WIRA PRAYATNA Paparkan Strategi Teknologi Lawan Kejahatan Hutan

Administrator - Kamis, 12 Maret 2026 00:03 WIB
Jaga Ekosistem Batang Toru, AKBP WIRA PRAYATNA Paparkan Strategi Teknologi Lawan Kejahatan Hutan
Istimewa

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Baca Juga:

Upaya menjaga kelestarian hutan di wilayah Ekosistem Batang Toru terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan pelatihan bagi Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP) yang digelar di Hotel Torsibohi Sopirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (10/3/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H hadir sebagai narasumber yang membawakan materi tentang peran Polri dalam perlindungan dan pengamanan hutan berbasis teknologi.

Pelatihan ini diikuti berbagai unsur yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan perlindungan kawasan hutan, di antaranya Direktur Konservasi Indonesia Jeri Imansyah, perwakilan Balai Gakkum Kehutanan Sumatera, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, serta Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan dari UPTD KPH Wilayah X Sidempuan dan Wilayah XII Tarutung.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan sejumlah sesi materi yang membahas berbagai aspek perlindungan hutan. Mulai dari dasar hukum pembentukan MMP, pengenalan kawasan hutan dan kebijakan perlindungan hutan, hingga tata cara pelaporan dan dokumentasi hasil patroli.

Memasuki sesi siang, Kapolres Padangsidimpuan menyampaikan materi utama mengenai strategi Polri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan dari berbagai ancaman kejahatan lingkungan.

Dalam paparannya, AKBP Wira Prayatna menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian hutan, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

"Perlindungan hutan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Polri hadir untuk memastikan upaya perlindungan ini berjalan efektif melalui pendekatan teknologi, sinergi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional," ujar AKBP Wira Prayatna.

Ia menjelaskan bahwa dalam upaya pencegahan kerusakan hutan, Polri kini mengoptimalkan berbagai teknologi digital, salah satunya melalui aplikasi SUPER APS Polri serta dashboard Lancang Kuning Nusantara.

Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan hotspot secara real-time, mobilisasi personel terdekat, serta pelaporan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara digital dan transparan.

Selain itu, Polri juga memperkuat layanan Call Center 110 sebagai jalur komunikasi cepat antara masyarakat dan aparat kepolisian terkait laporan ancaman terhadap kawasan hutan.

"Melalui layanan 110, masyarakat dapat menyampaikan laporan kapan saja secara gratis. Dengan sistem geo-tagging, lokasi laporan bisa langsung terdeteksi sehingga petugas dapat melakukan respons cepat di lapangan," jelasnya.

Di sisi lain, Kapolres juga menegaskan bahwa Polri tetap mengedepankan langkah represif melalui penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan.

Penegakan hukum tersebut dilakukan dengan pendekatan Scientific Crime Investigation (CSI), yaitu metode penyidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memastikan proses pembuktian berjalan objektif dan profesional.

Menurutnya, sinergi antara Polri, aparat kehutanan, serta masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga kelestarian kawasan hutan, khususnya di wilayah Ekosistem Batang Toru yang memiliki nilai ekologis tinggi.

"Kami berharap melalui pelatihan ini, Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan dapat semakin aktif dalam melakukan pengawasan, patroli, serta pelaporan terhadap potensi kerusakan hutan. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan hutan tetap terjaga bagi generasi mendatang," tambah AKBP Wira Prayatna.

Kegiatan pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi tentang pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang disampaikan oleh Balai Gakkum Kehutanan Sumatera, sekaligus menutup rangkaian kegiatan pada hari pertama.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Padangsidimpuan Dampingi Gubernur Sumut Tinjau Jembatan Batang Angkola dan Pembangunan Sekolah Rakyat
GM PT Agincourt Resources Mengelak, Comrel Bungkam! Publik Pertanyakan Tanggung Jawab dan Transparansi "REKLAMASI" Tambang Batang Toru
Tambang Emas Batang Toru PT Agincourt Resources Harus Tutup! Parsadaan Marga Pulungan Bongkar Bahaya Smelter dan Ancaman DAS
Batang Toru Dikeruk 14 Tahun, Rakyat Cuma Dapat Deviden 5 Persen? Parsadaan Marga Pulungan Desak PT Agincourt Resources Buka-Bukaan!
Saipullah Nasution Pimpin Mediasi Plasma PT DIS dengan Masyarakat Tabuyung Madina Belum Capai Kesepakatan
Bersama Aparat Gabungan, Polda Sumut Terus Fokuskan Pemulihan Nyata di Batang Toru
komentar
beritaTerbaru