Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
kota
Baca Juga:
- Resmi Disambut Tradisi Kehormatan, AKBP Dhery Fajariandono Jadi Kapolres Perdana Polres Paluta: Siap Bangun Institusi Profesional dan Presisi
- Kenal Pamit Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Lanjutkan Sinergi dan Pelayanan Humanis
- Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru
MEDAN I SUMUT24.CO
Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob mulai melaksanakan tahapan revitalisasi perbaikan dua jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan dua SST personel Satbrimob Polda Sumut di bawah arahan Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han. Turut hadir Danyon C Kompol Zaenal Muhlisin bersama para pejabat utama jajaran Batalyon C.
Revitalisasi ini diawali dengan patroli dan pengecekan fasilitas umum oleh Satbrimob Polda Sumut setelah menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi dua jembatan gantung yang rusak dan mengganggu aktivitas warga.
Jembatan pertama berada di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2009 menggunakan material besi, pasir, batu, semen dan kayu dengan ukuran panjang sekitar 60 meter, lebar 2 meter dan tinggi sekitar 7 meter dari permukaan sungai. Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat menuju areal persawahan di kawasan Si Kuakua.
Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi pada 25 November 2025 sehingga menghambat aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari melintas menuju lahan pertanian.
Sementara itu, jembatan gantung di Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara memiliki panjang sekitar 90 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi sekitar 25 meter dari sungai. Jembatan yang awalnya dibangun pada tahun 1980 dan sempat diperbaiki pada tahun 2022 itu merupakan jalur utama penghubung Desa Sibabangunan dengan Kampung Banjir.
Kerusakan pada jembatan tersebut terjadi pada Juni 2024 akibat meningkatnya volume air sungai saat curah hujan tinggi serta kondisi konstruksi yang mulai rapuh sehingga mengganggu mobilitas warga dan aktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Dalam tahapan awal revitalisasi, Satbrimob Polda Sumut sebagai pelaksana lapangan melakukan sejumlah langkah persiapan. Salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jembatan di Desa Batu Hula dan Desa Sibabangunan guna mendukung proses revitalisasi atau perbaikan jembatan.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Satbrimob mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jembatan yang rusak sebagai jalur alternatif karena dapat membahayakan keselamatan. Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman bahwa proses perbaikan jembatan akan segera dilaksanakan guna memulihkan akses utama warga.
Satbrimob Polda Sumut juga melakukan sosialisasi terkait pembangunan posko yang akan difungsikan sebagai sarana akomodasi bagi personel sekaligus tempat pelayanan selama proses pengerjaan revitalisasi jembatan berlangsung.
Sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan masyarakat, Satbrimob Polda Sumut bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar turut melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan tersebut digelar untuk memohon kelancaran serta keselamatan dalam pelaksanaan revitalisasi perbaikan jembatan yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada hari berikutnya.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan, keterlibatan Brimob dalam revitalisasi jembatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kendala akses yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.
"Melalui kegiatan ini kami berharap akses masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada jalur tersebut, dapat kembali normal sehingga aktivitas mereka dapat berjalan lancar dan aman," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Satbrimob Polda Sumut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Revitalisasi jembatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sumut dalam membantu memulihkan akses vital warga yang sangat penting bagi aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat," kata Ferry.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang berharap revitalisasi jembatan dapat segera selesai sehingga akses utama warga dapat kembali digunakan dengan aman.(W05)
Foto:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
kota
Dukung Program TJSL,BRI BO Sibuhuan Lakukan Survei Kecalon Penerima Bantuan
kota
Kisah Chaidir Saleh, Beri "Sentuhan" Manisnya Melon Premium untuk Petani Milenial
kota
Ledakan Terjadi di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Alami Rusak
kota
Dianggap Rendahkan Profesi WartawanPWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
kota
Diduga Bayi Alami Patah Tulang Saat Persalinan di Puskesmas Binanga, Keluarga Kecewa, Aktivis Desak Investigasi
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Calvinj meninjau langsung lokasi ledaka
kota
Perkuat Sinergi, BRI BO Subuhuan Jajaki Kerjasama Dengan RSU Permata Madina Sibuhuan
kota
sumut24.co JakartaPerdana Menteri (PM) Republik India, Yang Mulia Shri Narendra Modi, melaksanakan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia pada
kota
Rianto, SH., MH Apresiasi Sikap Ketua Dewan Pers dan Ketua Umum PWI yang Mengecam Pernyataan Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Profesi W
kota