PSMS Menang Telak 6-0 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
Baca Juga:
- Bupati Asahan Terima Kunjungan Satgas PRR Pusat, Perkuat Sinergi Percepat Pemulihan Pascabencana
- Satgas PKH Prioritaskan Palas, Bupati PMA Dorong Tanah Ulayat dan Masyarakat Adat Diakomodasi
- Bupati Asahan Hadiri Momen Haru Penyambutan Kepulangan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Usai Tuntaskan Tugas Negara
Ketika semesta masih terlelap dalam selimut sunyi yang pekat, dan rembulan seolah menahan napas menyaksikan pengabdian tanpa batas, sebuah pemandangan mengharukan terukir di Desa Batu Rosak.
Di bawah langit Tapanuli Selatan yang sakral, para ksatria bangsa yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel meluruhkan sekat antara seragam dan rakyat dalam sebuah ritual suci yakni Sahur Bersama.
Jumat dini hari (27/02/2026), menjadi saksi bisu betapa cinta tanah air bukan sekadar retorika, melainkan tetesan keringat dan suapan nasi di meja kayu yang sederhana.
Suasana syahdu itu dipimpin langsung oleh Serda Muhammad Dafa Siregar. Di bawah temaram lampu yang bergetar tertiup angin malam, sang sersan tidak hanya memimpin santap sahur, tetapi memimpin sebuah harmoni batin. Dengan kerendahan hati yang menggetarkan jiwa, ia membaur, memastikan setiap butir nasi yang dimakan adalah simbol persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu.
"Di meja ini, tidak ada pangkat yang memisahkan. Yang ada hanyalah degup jantung yang sama untuk membangun desa ini," tutur sebuah senyuman yang terpancar dari wajah-wajah letih namun bercahaya para prajurit.
Lihatlah gambar itu—sebuah potret yang mampu membuat air mata jatuh tanpa permisi. Di atas meja kayu yang mulai dimakan usia, berjajar piring-piring kesederhanaan. Namun, di balik kesederhanaan itu, tersaji kemewahan yang tak bisa dibeli dengan permata manapun: Ketulusan.
Para prajurit berbaju doreng itu duduk bersimpuh, bahu-membahu dengan warga desa. Setiap suapan sahur seolah menjadi energi baru untuk melanjutkan perjuangan membangun infrastruktur dan asa di Desa Batu Rosak.
Hawa dingin yang menusuk tulang di Kecamatan Angkola Sangkunur seakan sirna, kalah telak oleh hangatnya jalinan kasih antara TNI dan Rakyat.
Sahur ini bukan sekadar pengganjal perut sebelum fajar menyingsing. Ini adalah manifestasi dari jargon "TNI Manunggal Membangun Desa". Di saat dunia luar mungkin sibuk dengan kemewahan fana, di sudut Tapsel ini, sebuah peradaban kasih sayang sedang dibangun.
Serda Muhammad Dafa Siregar dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa pengabdian paling tulus adalah ketika seorang prajurit mampu menjadi bagian dari denyut nadi masyarakatnya. Mereka tidak hanya membangun jalan atau jembatan, tetapi mereka sedang membangun jembatan di hati rakyat.
Ketika azan subuh nanti berkumandang dari kejauhan, semangat mereka tidak akan luntur. Sahur di Desa Batu Rosak ini akan tercatat dalam sejarah sebagai malam di mana doa-doa tulus melangit, memohon keberkahan untuk negeri, dalam balutan seragam doreng dan senyum tulus warga desa yang dicintai.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut
News
Tak Ingin Molor, Wali Kota Padangsidimpuan Koordinasi dengan BPKP Soal Percepatan Huntap
News
Pengurus PP Polri Tapsel 20262031 Dikukuhkan, Kompol Purn Daulat Mhd Zein Harahap Jadi Ketua
News
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
News
DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Kota
Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah
News
JAKARTA Sumut24.co PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulat
News
Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang
News
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
News