Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
- Panen Raya Jagung Kuartal II 2026, Polres Padangsidimpuan Targetkan Produksi 90 Ton untuk Dukung Swasembada Pangan
- Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
Palas | Sumut24.co -
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Hal tersebut dibuktikan melalui panen perdana melon di Kebun Swadaya Percontohan binaan Bupati Padang Lawas yang berlokasi di Komplek Perkantoran Kantor Bupati Padang Lawas, Rabu (24/02/2026).
Program pertanian ini merupakan binaan langsung Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas, Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan.
Dalam panen perdana tersebut, total produksi melon yang berhasil dipetik mencapai sekitar 1,8 ton. Hasil ini dinilai sangat menggembirakan, mengingat masa tanam melon relatif singkat, yakni sekitar 60 hari sejak penanaman hingga panen.
Melon yang dihasilkan dari kebun percontohan ini memiliki kualitas unggul, baik dari segi rasa maupun aroma. Tanaman melon memang memerlukan perawatan khusus, terutama dalam pemberian pupuk yang seimbang serta pengawasan intensif selama masa pertumbuhan. Dengan metode budidaya yang tepat, hasil panen terbukti maksimal dan bernilai ekonomis tinggi.
Bupati Padang Lawas menyampaikan bahwa kebun percontohan ini tidak hanya bertujuan sebagai simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga sebagai motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan komoditas melon sebagai peluang agribisnis baru.
"Melon memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Padang Lawas. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, komoditas ini juga memiliki nilai jual yang baik dan mampu meningkatkan pendapatan petani," ujarnya.
Lebih lanjut, pengembangan melon lokal juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Dengan meningkatnya produksi hortikultura di dalam wilayah, ketergantungan pada pasokan dari luar daerah dapat ditekan sehingga harga di pasar tetap stabil.
Program kebun swadaya percontohan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kelompok tani dan masyarakat luas untuk memanfaatkan lahan produktif secara optimal. Pemerintah daerah mendorong agar budidaya melon dapat diperluas sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Padang Lawas.
Langkah ini sekaligus memperkuat visi pembangunan daerah dalam menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan berdaya saing di sektor agribisnis.
Dengan hasil panen mencapai 1,8 ton pada tahap awal, kebun percontohan melon tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Padang Lawas memiliki prospek cerah jika dikelola dengan perencanaan dan pendampingan yang tepat.
Ke depan, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengembangan komoditas hortikultura guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Padang Lawas.zal
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News