Hari Pertama Sekolah, TPI Medan Sambut Hangat Peserta Didik Baru TA 2026/2027 dengan Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
Hari Pertama Sekolah, TPI Medan Sambut Hangat Peserta Didik Baru TA 2026/2027 dengan Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
kota
Baca Juga:
- Humanis! IPDA Ansor Harahap Kawal Demo Mahasiswa Tanpa Gesekan, Polres Tapsel Utamakan Pendekatan Persuasif
- Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to E-Sport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
- 250 Guru Disaring Ketat, Bupati Gus Irawan Cari Kepala Sekolah yang Mampu Ubah Pendidikan Tapsel
Tapsel | Sumut24.co
Suasana Ramadan pertama 1447 Hijriah terasa berbeda bagi ratusan warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Setelah bencana alam memaksa mereka meninggalkan rumah, kini sebanyak 186 kepala keluarga (KK) atau 542 jiwa menjalani hari-hari di hunian sementara (huntara), Kamis (19/2/2026).
Di tengah keterbatasan, kehidupan tetap berjalan. Anak-anak bermain seperti biasa. Ada yang berayun, berlarian saling kejar, hingga mengayuh sepeda di sekitar area huntara. Tawa mereka terdengar, seolah mencoba menghapus jejak trauma yang belum sepenuhnya hilang.
Namun di balik keceriaan itu, tersimpan kerinduan mendalam akan kampung halaman.
Salah satunya datang dari Tara, siswi kelas 3 SD asal Desa Tandihat. Dengan polos ia mengungkapkan perasaannya tentang Ramadan tahun ini.
"Kangen di tempat yang dulu," ujar Tara lirih.
"Enak juga di pengungsian, tapi lebih milih tinggal di kampung," lanjutnya.
Bagi Tara, Ramadan selalu identik dengan kebersamaan di masjid desa. Ia merindukan suasana malam yang hangat bersama teman-temannya.
"Kalau malam, biasanya kami tadarusan di masjid, om," tuturnya.
Kerinduan itu sederhana, tetapi begitu dalam. Bukan hanya soal bangunan rumah, melainkan kenangan dan kebiasaan yang membentuk rasa nyaman.
*186 Huntara Jadi Harapan Baru Warga Tandihat*
Pemerintah telah menyediakan total 186 unit hunian sementara bagi warga terdampak. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari MCK, dapur umum, area aktivitas komunal, musala, hingga lapangan futsal untuk anak-anak dan remaja.
Meski berstatus sementara, huntara ini menjadi tempat bernaung sekaligus titik awal membangun kembali kehidupan. Warga perlahan beradaptasi dengan lingkungan baru, sembari menanti kepastian pembangunan hunian tetap.
Ramadan tahun ini menjadi momen refleksi dan penguatan mental bagi seluruh warga. Mereka belajar menerima keadaan, saling menguatkan, dan tetap menjalankan ibadah dengan khusyuk meski dalam keterbatasan.
Kisah Tara menjadi gambaran kecil dari keteguhan hati warga Desa Tandihat. Anak-anak mungkin belum sepenuhnya memahami arti kehilangan, tetapi mereka tahu bagaimana caranya tetap tersenyum.
Ramadan pertama di huntara memang tidak sama seperti di kampung halaman. Tidak ada lagi rumah lama, tidak ada lagi halaman tempat bermain yang familiar. Namun semangat berpuasa, tadarus, dan kebersamaan tetap hidup.
Di tengah ujian, mereka percaya bahwa setiap kesulitan akan datang bersama harapan.
Bagi Tara dan ratusan warga lainnya, huntara bukan sekadar tempat tinggal sementara. Ia menjadi simbol bahwa kehidupan masih terus berjalan — dan suatu hari nanti, mereka akan kembali membangun cerita Ramadan di kampung halaman yang dirindukan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Hari Pertama Sekolah, TPI Medan Sambut Hangat Peserta Didik Baru TA 2026/2027 dengan Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
kota
SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi
kota
Peringatan HUT ke46 Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) di Makassar di Hadiri Ny. Nia Jon Firman Pandu
kota
Ny. Nia Jon Firman Pandu Hadiri Peringatan ke54 Hari Kesatuan Gerak PKK di Makassar
kota
Bandung sumut24.co Perjalanan hidup Rudolf P. Buulolo merupakan kisah inspiratif tentang keteguhan hati, perjuangan tanpa menyerah, serta
News
Boyong 4 Emas di Lampung, Taekwondo Sumut Dapat Wild Card di Indonesia Open
kota
BREAKING NEWS Konglomerat Properti Tan Kian Diamankan Polisi, Diperiksa sebagai Saksi dalam Pengembangan Kasus Eks Jampidsus
kota
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi
kota
sumut24.co MEDAN, Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar Anggota DPRD Kota Medan,
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri kegiatan Yudisium XXXVI Fakultas Pertanian Universit
News