Sabtu, 30 Mei 2026

Di Tengah Efisiensi Anggaran, MTQ XXV Madina Tetap Digelar, Wabup Atika: Identitas Daerah Tak Boleh Hilang

Administrator - Jumat, 13 Februari 2026 19:34 WIB
Di Tengah Efisiensi Anggaran, MTQ XXV Madina Tetap Digelar, Wabup Atika: Identitas Daerah Tak Boleh Hilang
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-25 tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dimulai pada Kamis malam, 12 Februari 2026. Kegiatan religius tahunan ini dipusatkan di Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, dan akan berlangsung hingga 14 Februari 2026.

Sebanyak 250 peserta dari 23 kafilah ambil bagian dalam perhelatan tersebut. Mereka akan berkompetisi dalam empat cabang utama, yakni Seni Baca Al-Qur'an, Hafalan Al-Qur'an, Tafsir Al-Qur'an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an.

Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, yang dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap menyelenggarakan MTQ meski sedang menghadapi penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari jati diri Mandailing Natal yang dikenal luas sebagai daerah religius dan dijuluki Serambi Mekkah Sumatera Utara.

"MTQ ini tidak boleh dihapuskan meskipun kondisi fiskal daerah sedang mengalami koreksi yang cukup mendalam," tegasnya.

Wabup Atika mengingatkan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang mencari juara atau tiket menuju kompetisi tingkat provinsi. Lebih dari itu, ia berharap kegiatan ini mampu mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa Al-Qur'an merupakan pedoman hidup umat Islam yang seharusnya menjadi rujukan dalam bersikap, bermasyarakat, hingga bernegara.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Mandailing Natal, Maranaik Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madina yang tetap konsisten menggelar MTQ di tengah keterbatasan anggaran.

Ia berharap MTQ ke-25 ini benar-benar membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, cita-cita menjadikan Mandailing Natal sebagai kabupaten yang madani harus diwujudkan dengan terus menampilkan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek pembangunan.

"Jika Madina ingin benar-benar menjadi kabupaten yang madani, maka warna Islami harus selalu hadir dalam kehidupan masyarakatnya," ujarnya.

Ketua Panitia MTQ XXV, Bahruddin Juliadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam membaca, menghafal, memahami, serta mendalami isi kandungan Al-Qur'an.

Selain itu, MTQ juga menjadi tolok ukur prestasi bagi qari-qariah, hafiz-hafizah, serta mufassir-mufassirah di Mandailing Natal.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motivasi kolektif bagi masyarakat untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sosial dan berbangsa.

Acara pembukaan MTQ XXV turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua MUI Mandailing Natal Muhammad Natsir, Kakan Haji dan Umrah Madina Ahmad Zainul Khobir, Pj. Sekda Drs. M. Sahnan Pasaribu, Asisten II Afrizal Nasution, sejumlah kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Mandailing Natal.

Kehadiran para pejabat dan tokoh agama tersebut mempertegas dukungan lintas sektor terhadap penyelenggaraan MTQ sebagai agenda strategis pembangunan spiritual masyarakat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Mantap! Wabup Padang Lawas Achmad Fauzan Hadiri Bantuan CSR PLN, Fasilitas MDTA Kini Lebih Modern
Wabup Sergai Adlin Tambunan Kenakan Pakaian Adat Jawa, Pimpin Upacara Hardiknas 2026 di Sei Rampah
205 Jamaah Haji Asal Sergai Dilepas, Wabup Adlin Pesankan Kesabaran dan Kekompakan
Wabup Atika Kawal Keberangkatan Haji Madina, Dua Jemaah Ditunda Karena Sakit
Wabup Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga Buka BKMT Angkola Selatan: “Gotong Royong Kekuatan Utama Daerah!”
komentar
beritaTerbaru