Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Baca Juga:
- Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
- Isu Tanah Ulayat Memanas di Madina, Raja Panusunan Mandailing Godang Siapkan Konsolidasi Internal
- Tanah Ulayat Justru Diganti Rugi ke Humas PT AR? Dugaan Skandal PT Agincourt Resources Mencuat, Dituding Tak Transparan!
Sengketa lahan adat antara Parsadaan Siregar Siagian dan PT Agincourt Resources (PT AR), pengelola Tambang Emas Martabe di Batang Toru, kembali memasuki babak lanjutan. Agenda terbaru dalam persidangan adalah pemeriksaan setempat atau cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap objek sengketa yang berada di area pertambangan, Kamis, (12/2/2026).
Pemeriksaan lapangan ini menjadi momen krusial dalam perkara perdata tersebut, karena menyangkut langsung klaim kepemilikan lahan adat yang selama ini dipersoalkan.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Ketua Parsadaan Siregar Siagian secara terbuka menyampaikan harapannya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar memberikan perhatian khusus terhadap konflik lahan adat ini.
Menurutnya, sengketa yang telah berlangsung cukup lama itu membutuhkan solusi yang tidak hanya mengedepankan aspek hukum formal, tetapi juga keadilan substantif bagi masyarakat adat.
"Kami memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan ini secara adil dan bermartabat," ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat adat Siregar–Siagian berharap agar lahan adat yang saat ini dikuasai PT Agincourt Resources dapat dikembalikan kepada pemilik hak ulayat yang sah. Selain itu, pihaknya juga meminta perusahaan memberikan kompensasi atas penggunaan lahan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Ketua adat menilai, selama lahan tersebut digunakan untuk aktivitas pertambangan, masyarakat adat belum menerima ganti rugi yang layak sebagaimana yang mereka harapkan.
"Selama ini lahan adat kami digunakan, namun hingga hari ini ganti rugi belum kami terima. Kami meminta agar hak kami dikembalikan dan ada kompensasi atas pemanfaatan lahan tersebut," tegasnya.
Ia juga menyampaikan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pengelolaan lahan yang menjadi objek perkara. Oleh karena itu, pihaknya memilih menempuh jalur hukum sebagai upaya mendapatkan kepastian dan perlindungan hak adat.
Kuasa Hukum: Perjuangan Ini Soal Hak dan Martabat
Kuasa hukum Parsadaan Siregar Siagian, RHa Hasibuan, SH, pada Kamis (12/2/2026), menegaskan bahwa gugatan yang diajukan bukan semata-mata persoalan ekonomi, tetapi menyangkut hak konstitusional masyarakat adat.
"Klien kami memperjuangkan hak atas tanah adat yang secara turun-temurun telah mereka kuasai. Kami berharap proses persidangan berjalan objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum," ujar RHa Hasibuan.
Ia menambahkan, pihaknya meminta agar PT Agincourt Resources menghormati prinsip keadilan serta membuka ruang penyelesaian yang mengedepankan dialog dan tanggung jawab.
"Apabila terbukti lahan tersebut merupakan hak adat klien kami, maka sudah sepatutnya dikembalikan. Selain itu, kompensasi atas penggunaan lahan selama bertahun-tahun juga menjadi bagian dari tuntutan yang wajar secara hukum," tambahnya.zal
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota
MedanPelaksanaan sidang vonis dugaan kasus korupsi dana desa untuk pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo , pada Rabu (1/4/2026) m
kota
Halal Bihalal JMSI Tabagsel Bersama Ketua Gerindra Padangsidimpuan,Rusydi Nasution Perkuat Wadah Media Lokal Yang Profesional
kota