Minggu, 27 September 2026

Pendapatan Parkir di Binjai Disorot, Diduga “Bocor” ke Kantong Oknum

Administrator - Kamis, 05 Februari 2026 19:41 WIB
Pendapatan Parkir di Binjai Disorot, Diduga “Bocor” ke Kantong Oknum
Istimewa
Baca Juga:

Binjai — Pengelolaan parkir di Kota Binjai kembali menjadi sorotan publik. Pengamat sosial politik, H. Syahrir Nasution, menyebut bahwa pendapatan parkir yang seharusnya masuk ke kas daerah justru diduga kuat "diparkirkan" ke kantong-kantong oknum.
"Pendapatan parkir di Binjai diparkirkan ke kantong oknum," tegas Syahrir dalam keterangannya, Kamis (5/2).
Syahrir menilai persoalan parkir bukan hanya terjadi di Binjai, tetapi menjadi fenomena nasional di banyak kota di Indonesia. Ia menyebut kontribusi sektor parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama ini sangat minim, meski aktivitas parkir di lapangan sangat masif.
"Bicara perparkiran di kota-kota di seluruh Republik ini dapat dikatakan minim sekali kontribusinya terhadap pendapatan daerah," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena banyaknya pihak yang merasa memiliki peran dalam pengelolaan parkir, mulai dari oknum lapangan hingga aktor-aktor yang diduga bermain di balik sistem.
"Hal ini terjadi oleh sebab banyaknya oknum-oknum yang merasa berperan di dalam pengelolaan parkir tersebut," tambahnya.
Desakan Audit dan Penertiban
Syahrir mendesak agar Pemerintah Kota Binjai bersama aparat penegak hukum segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem parkir, termasuk audit pendapatan dan penertiban praktik parkir liar.
Ia menegaskan, sektor parkir seharusnya menjadi salah satu sumber PAD strategis jika dikelola secara transparan dan profesional, bukan malah menjadi ladang kebocoran yang merugikan rakyat.
Masyarakat pun berharap adanya tindakan tegas agar pengelolaan parkir tidak terus menjadi ruang gelap yang hanya menguntungkan segelintir pihak.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Optimistis Realisasi APBD 2026 Capai Target, Pembangunan Infrastruktur Dikebut
Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama
Bocoran PAD Mengancam : Iklan Maxim Diduga Lalai Pajak Reklame, Dishub Asahan Akui Tak Ada Izin Operasional
Sekda Pakpak Bharat Jalan Berutu Menerima Kunjungan Tim Peneliti Politeknik Negeri Padang
PAD Tanjungbalai Berpotensi Bertambah, Data BPN Ungkap 2.030 Objek Pajak Belum Padanan
Inalum Salurkan Bantuan Rp252 Juta ke Korban Gempa NTT, Terjunkan 9 Relawan
komentar
beritaTerbaru