8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
Palas | Sumut24.co -
Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Tahun Anggaran 2023 yang dikelola oleh Koperasi Produsen Persahabatan Jaya Mandiri.
Penetapan tersangka dilakukan oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Padang Lawas setelah menggelar ekspose perkara di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Rabu (21/1/2025). Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penyidikan yang telah mengantongi sedikitnya dua alat bukti sah sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum.
Dua tersangka masing-masing berinisial M.H, selaku pendiri sekaligus Ketua Koperasi Produsen Persahabatan Jaya Mandiri, serta F.A, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas pada Tahun Anggaran 2023.
Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga, SH, MH, menegaskan bahwa penetapan tersangka merupakan wujud komitmen kejaksaan dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan negara.
"Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh bukti yang cukup, termasuk hasil penghitungan kerugian keuangan negara oleh ahli independen. Kami memastikan seluruh proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Soemarlin kepada wartawan.
Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 1 Tahun 2023.
Berdasarkan hasil penyidikan, total anggaran Dana PSR Tahun 2023 di Kabupaten Padang Lawas tercatat sebesar Rp3.342.150.000. Dana tersebut disimpan dalam rekening escrow Bank BRI atas nama Koperasi Produsen Persahabatan Jaya Mandiri dan dicairkan berdasarkan dokumen administrasi yang diajukan.
Namun dalam pelaksanaannya, penyidik menemukan adanya penyimpangan penggunaan anggaran. Tim penyidik kemudian melibatkan ahli keuangan independen untuk menghitung kerugian negara. Dari hasil audit akuntan publik, kerugian keuangan negara akibat penyalahgunaan Dana PSR tersebut mencapai Rp1.275.280.203, yang berasal dari pemberian fasilitas kepada 45 orang yang bukan anggota koperasi.
Sebagai upaya penyelamatan keuangan negara, Kejari Padang Lawas telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah dana. Penyidik menyita saldo yang masih tersimpan dalam rekening escrow koperasi sebesar Rp1.753.832.382.
Selain itu, penyidik juga mengamankan dana kelebihan pembayaran yang dilakukan secara sengaja oleh tersangka M.H dan sempat dikembalikan oleh pihak rekanan sebesar Rp109.022.080. Dari jumlah tersebut, diketahui Rp9 juta telah digunakan, sehingga sisa dana yang berhasil diamankan sebesar Rp100.022.080.
"Total uang yang berhasil kami amankan dalam rangka penyelamatan keuangan negara mencapai Rp1.853.854.462. Dana ini akan menjadi bagian penting dalam proses pembuktian di persidangan," jelas Soemarlin.
Selanjutnya, Tim Penyidik akan melanjutkan proses pemberkasan untuk diserahkan kepada Penuntut Umum guna diteliti sebelum perkara dilimpahkan ke tahap penuntutan. Penyidik juga menilai perlu dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka demi kelancaran proses hukum.
"Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya penegakan hukum. Kejaksaan berkomitmen menindak tegas setiap penyalahgunaan dana negara, terutama yang menyangkut kepentingan rakyat," pungkas Soemarlin Halomoan Ritonga.Rifin
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport