Baca Juga:
Ketua Relawan Rico Zaki (RANZ) Kota Medan, Ibrahim, yang akrab disapa Baim, menyatakan bahwa kolaborasi antara eksekutif dan aparat penegak hukum di Medan saat ini telah menciptakan ruang gerak yang sangat sempit bagi para pelaku untuk melindungi narkoba.
Pernyataan ini disampaikan Baim menyusul tindakan tegas tim gabungan yang melakukan perolehan tempat hiburan malam (THM) De Tonga di Jalan Sei Belutu, Medan Baru, belakangan ini. Penyegelan tersebut dilakukan karena adanya dugaan kuat pelanggaran terkait peredaran narkoba di lokasi tersebut.
"Langkah Rico Waas dan Calvin dalam menyegel De Tonga adalah pesan kuat bahwa Pemerintah dan Polri tidak main-main. Di bawah kepemimpinan mereka, narkoba benar-benar tidak diberikan tempat di Kota Medan," ujar Baim kepada awak media, Sabtu (27/12).
Baim menambahkan bahwa aksi penertiban THM yang melanggar aturan merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan Medan yang bersih dari narkoba (Bersinar). Menurutnya, keberanian Rico Waas dalam mengambil keputusan administratif yang dipadukan dengan tindakan preventif serta represif dari Kepolisian adalah kombinasi yang dibutuhkan warga Medan selama ini.
"Kami dari Relawan RANZ melihat adanya keseriusan yang nyata. Ini bukan sekedar seremoni, tapi aksi lapangan. Sinergi antara Pak Rico Waas dan Kapolres membuat para bandar dan pemilik tempat hiburan yang 'nakal' kini harus berpikir dua kali," tegasnya.
Lebih lanjut, Ibrahim mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung langkah berani ini dengan memberikan informasi jika melihat adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Penyegelan De Tonga hanyalah awal. Kami yakin, dengan konsistensi seperti ini, masa depan generasi muda di Kota Medan akan lebih terjamin dari ancaman barang haram tersebut, apalagi beberapa waktu lalu Rico dan Calvin berhasil menutup sarang narkoba di Jalan Balai Desa, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal,semoga forkopimda dan seluruh OPD bisa bersinergi membantu berantas Narkoba di kecamatan – kecamatan masing – masing, tutup Baim.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota Medan dan Polresta Medan terus melakukan pengawasan ketat terhadap titik-titik rawan peredaran narkoba guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif pasca menyambut sejumlah lokasi hiburan malam.(W02)
Bupati Pakpak Bharat Irup Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
kota
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
kota
Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan
kota
Harkitnas 2026 di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Kebangkitan Digital dan Kemandirian Bangsa
kota
Harkitnas ke118 di Paluta, Wabup Basri Harahap Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital
kota
JMSI Tabagsel Gaungkan Semangat Harkitnas 2026, Ucok Rizal Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa
kota
Berakhir Duka! Ibu dan Anak Korban Longsor Wek I Batangtoru Ditemukan Meninggal
kota
47 Ibu dari 11 Kecamatan Ikuti KB MOW di RSUD Gunungtua, Wabup Paluta Basri Harahap Bukti Kesadaran Keluarga Sehat Meningkat
kota
Deklarasi Perang Melawan Narkoba Digelar di Wek VI, Kapolsek Batunadua Tegaskan Polisi Siap Bertindak Tegas
kota