Pelajar SMA Asal Tangerang Ciptakan Website 'Sahabat Lansia' untuk Puskesmas di Dairi
sumut24.co DairiJarak dan usia terbukti bukan halangan untuk mengabdi. Carlo Marville Harefa, seorang siswa kelas XI dari Global Jaya Scho
Profil
Baca Juga:
- Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung: Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gurita Korup
- Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Lahan PTPN II Diajukan Banding, Dugaan Kebocoran Ratusan Miliar PAD Deliserdang Kian Mengemuka
- Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Medan – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) secara terbuka mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) segera memeriksa Sekretaris DPRD Sumatera Utara (Sekwan DPRDSU) terkait dugaan korupsi anggaran pengadaan barang, jasa, dan proyek fisik di lingkungan Sekretariat DPRD Sumut.
Koordinator Nasional KAMAK, Azmi Hadly, menegaskan bahwa dugaan penyimpangan anggaran tersebut tidak bisa lagi ditoleransi, mengingat besarnya nilai belanja yang dinilai janggal, berulang, dan sarat pemborosan.
"Kami mendesak Kejati Sumut segera memanggil dan memeriksa Sekwan DPRD Sumut. Indikasi korupsi ini terang-benderang dan menyangkut uang rakyat," tegas Azmi kepada wartawan, Rabu (24/12).
Anggaran Fantastis, Logika Publik Dipertanyakan
Menurut Azmi, pola belanja di Sekretariat DPRD Sumut menunjukkan indikasi permainan anggaran. Beberapa item belanja bahkan muncul berulang, seperti pemeliharaan lift elevator dan eskalator, yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Selain itu, pengadaan 200 meja rapat lipat dianggarkan hingga Rp1,4 miliar, sementara belanja modal mebel menembus Rp1,9 miliar. Tak hanya itu, pengadaan 110 unit laptop juga menyedot anggaran lebih dari Rp2 miliar.
"Ini bukan kesalahan administrasi biasa. Nilainya besar, polanya berulang, dan tidak rasional. Kejati Sumut harus curiga," ujar Azmi.
Proyek Kecil, Biaya Membengkak
KAMAK juga menyoroti proyek rehabilitasi kamar mandi Gedung Paripurna DPRD Sumut yang dinilai menjadi contoh klasik dugaan korupsi skala kecil namun masif. Proyek tersebut disertai biaya jasa konsultasi perencanaan dan pengawasan, sehingga total anggaran membengkak tanpa kejelasan manfaat.
"Modusnya klasik: proyek dipecah, biaya konsultasi ditambahkan, kualitas dipertanyakan," kata Azmi.
Anggaran 2025 Dinilai Semakin Vulgar
Tak berhenti di situ, KAMAK menilai anggaran tahun 2025 justru memperlihatkan pemborosan yang semakin vulgar. Mulai dari pemeliharaan AC Rp702 juta, sewa billboard 20 titik Rp700 juta, hingga renovasi rumah dinas Ketua DPRD Sumut yang mencapai Rp1,23 miliar.
"Kami melihat seolah tidak ada rasa takut hukum. Pemborosan dipertontonkan secara terbuka," ucap Azmi.
Tantang Kejati Sumut Bertindak Tegas
Azmi menegaskan KAMAK akan segera melayangkan laporan resmi lengkap dengan dokumen pendukung ke Kejati Sumut. Ia juga meminta agar penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan.
"Kami minta Kejati Sumut tidak tebang pilih. Periksa Sekwan, bongkar vendor, telusuri aliran dana, dan umumkan ke publik. Ini ujian integritas penegak hukum," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Sekwan DPRD Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait desakan dan dugaan tersebut.red
sumut24.co DairiJarak dan usia terbukti bukan halangan untuk mengabdi. Carlo Marville Harefa, seorang siswa kelas XI dari Global Jaya Scho
Profil
sumut24.co HumbahasWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi delegasi Temasek Singapura meninjau kawasan Taman Sains
kota
sumut24.co MedanPaviliun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) sukses mencuri perhatian pengunjung pada gelaran Pekan Raya Su
Umum
sumut24.co MedanPagelaran Sumatera Utara Chess Prodigy (SUCP) 2026 Grand Excellence Trophy hadir sebagai persembahan prestisius dari PT
Sport
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam rangka peninjauan Tempat Pengolahan
kota
sumut24.co ASAHAN, Penyalahgunaan fungsi kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) milik Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di Kabupaten Asahan yang d
News
BREAKING NEWS! Baru Mundur Sehari, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
kota
Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Simalungun Lakukan Panen Raya Cabai Lokal Siboras
kota
Hadir Di Kecamatang Pamatang Silimahuta, Bupati Simalungun Berikan Pelayanan Dan Carikan Solusi Persoalan Masyarakat
kota
Jakarta, Sejalan dengan semangat Explore New Horizons, TACO membawa perspektif baru di IndoBuildTech (IBT) 2026 lewat instalasi imersif be
Ekbis