Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan
Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan
kota
Baca Juga:
Binjai — Senior Indonesian Economic Association (ISEI) Cabang Binjai, Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, SE, MM, bergelar Sutan Kumala Bulan, menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan ISEI se-Sumatera yang mendesak Pemerintah Pusat dan Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera menetapkan status Bencana Nasional atas rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Menurut Syahrir, dampak bencana yang terjadi saat ini telah melampaui skala daerah. Ribuan warga terdampak tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga menghadapi ancaman serius berupa kelaparan, krisis kesehatan, dan lumpuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.
> "Kami dari ISEI cabang Binjai, Sumatera Utara, mendukung penuh sikap ISEI se-Sumatera yang meminta Presiden RI agar segera menetapkan status Bencana Nasional. Kondisi di lapangan sudah sangat memprihatinkan," ujar Syahrir, Selasa (17/12/2025).
Syahrir menegaskan, penetapan status Bencana Nasional sangat penting agar koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat berjalan lebih cepat, terintegrasi, dan efektif, khususnya dalam penyaluran bantuan logistik, pangan, kesehatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki ikatan historis yang kuat dengan ISEI, mengingat Prabowo merupakan putra dari salah satu pendiri ISEI. Oleh karena itu, Syahrir berharap Presiden dapat memberikan perhatian khusus dan mengambil langkah cepat demi keselamatan rakyat.
> "Kami, para penerus ISEI se-Sumatera, turut merasakan duka yang mendalam atas penderitaan rakyat kita—saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir, longsor, dan bahkan kini mengalami kelaparan akibat musibah ini," katanya.
Sebagai putra ideologis dari pemikiran sosialisme Bung Sjahrir serta bagian dari penerus gerakan ekonomi kerakyatan ISEI, Syahrir menekankan pentingnya kehadiran negara secara nyata di tengah krisis kemanusiaan ini.
> "Kami memohon kesediaan Bapak Presiden RI agar jangan sampai sejarah kelam kelaparan seperti yang dialami orang tua kita di masa penjajahan kembali terulang. Negara harus hadir, cepat, dan tegas," tegasnya.
ISEI, lanjut Syahrir, siap memberikan kontribusi pemikiran dan rekomendasi kebijakan ekonomi darurat untuk membantu pemerintah dalam merespons bencana, terutama guna menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga, dan keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.
Penetapan status Bencana Nasional dinilai menjadi langkah strategis dan moral yang sangat dibutuhkan untuk memastikan keselamatan rakyat berada di atas segalanya.rel
Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan
kota
Harkitnas 2026 di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Kebangkitan Digital dan Kemandirian Bangsa
kota
Harkitnas ke118 di Paluta, Wabup Basri Harahap Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital
kota
JMSI Tabagsel Gaungkan Semangat Harkitnas 2026, Ucok Rizal Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa
kota
Berakhir Duka! Ibu dan Anak Korban Longsor Wek I Batangtoru Ditemukan Meninggal
kota
47 Ibu dari 11 Kecamatan Ikuti KB MOW di RSUD Gunungtua, Wabup Paluta Basri Harahap Bukti Kesadaran Keluarga Sehat Meningkat
kota
Deklarasi Perang Melawan Narkoba Digelar di Wek VI, Kapolsek Batunadua Tegaskan Polisi Siap Bertindak Tegas
kota
Bupati Madina Lantik 166 Pejabat, Saipullah Nasution Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah untuk Rakyat
kota
Kabar Baik untuk Petani! Wabup Paluta Basri Harahap Serahkan 100 Ton Benih Padi, Ketahanan Pangan Diperkuat
kota
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI.Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke118
kota