Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
kota
Baca Juga:
Aceh - Seorang anak kecil berjalan tertatih di atas batang kayu dan lumpur sisa bencana. Tubuhnya kotor, langkahnya ragu. Di sekelilingnya, rumah-rumah warga lenyap tersapu bencana alam. Ironisnya, di tengah kehancuran itu, sebuah masjid masih berdiri kokoh—seolah menjadi satu-satunya penopang harapan di tengah absennya perlindungan nyata dari negara.
Bencana ini kembali memperlihatkan pola lama yang terus berulang: alam rusak, rakyat jadi korban, dan penanganan datang setelah semuanya terlambat. Anak-anak, kelompok paling rentan, dipaksa menghadapi trauma tanpa jaminan pemulihan yang jelas. Mereka tidak hanya kehilangan rumah, tetapi juga rasa aman dan masa depan.
Hingga saat ini, warga terdampak mengeluhkan minimnya kehadiran negara dalam penanganan pascabencana. Distribusi bantuan dinilai lamban, pendataan korban tidak transparan, dan upaya mitigasi hampir tidak pernah dilakukan sebelum bencana terjadi. Padahal, kawasan ini disebut-sebut telah lama masuk zona rawan banjir dan longsor.
Bencana bukan semata musibah alam. Kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, pembalakan liar, serta buruknya tata kelola wilayah menjadi faktor yang patut dipertanyakan. Namun, nyaris tidak ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan yang berujung petaka bagi warga.
Masjid yang tetap berdiri di tengah puing menjadi simbol ironi: iman rakyat lebih kokoh daripada sistem perlindungan negara. Ketika rumah hancur dan anak-anak melangkah di atas sisa kehidupan mereka, yang hadir justru solidaritas warga, bukan negara yang seharusnya paling bertanggung jawab.
Foto ini bukan sekadar dokumentasi bencana, melainkan cermin kegagalan kebijakan. Selama penanganan bencana masih bersifat reaktif dan bukan pencegahan, selama kerusakan lingkungan dibiarkan tanpa penegakan hukum, maka anak-anak akan terus menjadi saksi sekaligus korban dari kelalaian yang sama.
Bencana boleh disebut takdir, tetapi penderitaan yang berulang adalah akibat dari pembiaran.
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
kota
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota