Minggu, 19 Juli 2026

Sekda Mursid Ajak Masyarakat Rawat dan Lestarikan Pohon di Kawasan Lut Tawar

Administrator - Jumat, 17 Juli 2026 23:27 WIB
Sekda Mursid Ajak Masyarakat Rawat dan Lestarikan Pohon di Kawasan Lut Tawar
Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si mewakili Bupati Aceh Tengah pada kegiatan penanaman pohon dan santunan fakir miskin yang digelar Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 3 Pegasing di Pante Menye, Kecamatan Bintang. Foto.ist
sumut24.co - Takengon

Baca Juga:

Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang ditanam demi menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Danau Lut Tawar yang menjadi salah satu daerah tangkapan air penting di Aceh.


Ajakan tersebut disampaikan Mursyid saat mewakili Bupati Aceh Tengah pada kegiatan penanaman pohon dan santunan fakir miskin yang digelar Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 3 Pegasing Angkatan 1993 di Pante Menye, Kecamatan Bintang, Sabtu (18/7/2026).


Dalam sambutannya, Mursyid menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh alumni SMAN 3 Pegasing Angkatan 1993 yang telah menginisiasi gerakan penghijauan pascabencana hidrometeorologi di kawasan seputaran Danau Lut Tawar.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Alumni SMA Negeri 3 Pegasing Angkatan 1993 atas terselenggaranya kegiatan ini,", ucapnya.


Menurut Mursyid, gerakan penanaman sekitar 200 pohon tersebut merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan. Bibit yang ditanam terdiri atas pohon pinus sebagai tanaman konservasi serta pohon produktif seperti durian, alpukat, dan jeruk yang diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga dari komitmen bersama untuk merawatnya hingga tumbuh dengan baik.


"Menanam pohon barulah langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana memastikan pohon-pohon ini tumbuh subur dan membawa manfaat. Karena itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut merawat, menjaga, dan melestarikannya", katanya.


Ia berharap gerakan penghijauan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu mewariskan lingkungan yang hijau bagi generasi mendatang.


"Apa yang kita tanam dengan ikhlas hari ini, insyaallah akan menjadi warisan hijau sekaligus sumber rezeki bagi anak cucu kita di masa depan", tambahnya.


Dalam kesempatan itu, Mursyid juga mengenang pengalamannya saat menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor pada 1991. Saat itu, setiap mahasiswa diwajibkan menanam dan merawat satu pohon selama masa pendidikan.

"Pohon yang kami tanam saat itu kini telah berusia sekitar 35 tahun. Kawasan Jatinangor yang dahulu gersang kini menjadi rindang. Ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan akan memberikan manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten", ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Aceh Tengah merupakan kawasan pegunungan yang menjadi sumber air bagi wilayah pesisir Aceh. Oleh sebab itu, menjaga kelestarian hutan dan kawasan resapan air melalui gerakan penghijauan merupakan tanggung jawab bersama.

Selain penanaman pohon, kegiatan yang dipusatkan di Pante Menye, Kecamatan Bintang tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada fakir miskin sebagai bentuk kepedulian sosial Ikatan Keluarga Besar Alumni SMAN 3 Pegasing Angkatan 1993 kepada masyarakat sekitar. (Bus)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Eks Kombatan GAM Ramai Hijrah ke Partai Nasional
Ahli BPKP Akui Tak Pahami Bisnis Iklan Media, Kuasa Hukum Sebut Ada Indikasi Kriminalisasi
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Respon Cepat Banjir Sumatra, The Coca-Cola Foundation dan BenihBaik.com Salurkan Bantuan Darurat bagi Ratusan Ribu Pengungsi
Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana, PLN UIP SBU Gandeng Kejati Aceh Dalam Pendampingan Hukum Pekerjaan Darurat
Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
komentar
beritaTerbaru