Medan |sumut24.co -
Baca Juga:
Relawan Rico Waas & Zaki (RANZ) menyesalkan pernyataan mantan Wakil Wali Kota
Medan,
Aulia Rahman, yang dalam potongan video podcast menuding Wali Kota
Medan Rico Waas melakukan plagiat terhadap visi dan misinya.
Ketua RANZ
Medan, Ibrahim, menyebut pernyataan
Aulia Rahman tersebut tidak etis, apalagi di tengah situasi
Medan yang sedang diguncang bencana banjir dan membutuhkan solidaritas semua pihak.
Saat semua fokus membantu warga yang terdampak banjir,
Aulia Rahman malah muncul dengan narasi soal plagiat visi misi. Ini bukan hanya tidak tepat waktu, tapi juga bernuansa narsis dan mencari panggung," ujar Ibrahim di
Medan, Kamis (11/12/2025).
Ia menegaskan, tudingan
Aulia tidak berdasar dan justru bertolak belakang dengan penjelasan
Aulia sendiri dalam video, di mana ia menyebut pernah berdiskusi dan 'memberikan' gagasan tersebut kepada Rico Waas.
"Kalau dia bilang pernah kasih ide secara langsung, bagaimana mungkin itu disebut plagiat? Aneh sekali logikanya. Definisi plagiat saja dia salah menyampaikan," tegas Ibrahim.
Ibrahim menambahkan, Rico Waas dikenal sebagai pemimpin berintegritas yang berkomitmen membangun Kota
Medan. Karena itu, tuduhan plagiat dinilai sebagai serangan personal yang tidak relevan dan tidak produktif.
Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "plagiat" adalah pengambilan karangan, pendapat, atau karya orang lain lalu mengakuinya sebagai milik sendiri tanpa izin dan tanpa menyebutkan sumber.
"Jadi jelas, tudingan
Aulia Rahman itu tidak sesuai fakta, tidak sesuai definisi, dan justru memperlihatkan ketidaktepatan pemahamannya sendiri," tutup Ibrahim.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News