Senin, 02 Maret 2026

DPRD Sumut Desak Pemprov Segera Alokasikan Anggaran Pemulihan Bencana Besar

Administrator - Selasa, 09 Desember 2025 17:44 WIB
DPRD Sumut Desak Pemprov Segera Alokasikan Anggaran Pemulihan Bencana Besar
Istimewa
Ist

MEDAN, - Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Zeira Salim Ritonga mendesak Gubernur Bobby Nasution bergerak cepat mengalokasikan anggaran pemulihan pascabencana yang melanda sedikitnya 18 kabupaten/kota di Sumut.

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa situasi kebencanaan saat ini sudah berada pada skala nasional, meski keputusan politik formal belum diumumkan pemerintah pusat.

Zeira menyoroti bahwa kondisi di lapangan, terutama di wilayah yang terdampak paling parah seperti Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah, menunjukkan banyak warga masih kehilangan tempat tinggal serta belum menerima bantuan layak.

"Ini sudah sifatnya aksi kemanusiaan. Tidak boleh lagi ada tawar-menawar. Pemerintah Sumut harus segera mengambil langkah konkret terkait bantuan bagi masyarakat yang terdampak," tegas Zeira kepada wartawan, Selasa (9/12).

Menurutnya, masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor membutuhkan bantuan mendesak untuk 10 hari ke depan, mulai dari makanan, pakaian, tempat tidur, hingga kebutuhan dasar lain.

Ia menilai Pemprov harus lebih aktif hadir di tengah situasi darurat ini. Saat ditanya tentang Besaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dibahas di Badan Anggaran (Banggar), Zeira mengungkapkan bahwa anggaran tersebut sifatnya fleksibel.

"BTT itu bisa berubah-ubah. Pernah 10 miliar, pernah 20 miliar. Tapi untuk kondisi sebesar ini, anggaran itu memang harus diarahkan untuk kebutuhan bencana, termasuk pemulihan korban," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa APBD Sumut 2026 telah disahkan, yang berarti ruang fiskal untuk menangani bencana dapat segera dimaksimalkan.

"Dengan APBD yang sudah disahkan, Pemprov seharusnya bisa segera menggerakkan anggaran pemulihan. Masyarakat menunggu langkah nyata," tutup Zeira.

Berdasarkan data terbaru Pusdalops BPBD Sumut per 9 Desember 2025 mencatat 1.634.208 jiwa terdampak atau setara 434.147 kepala keluarga (KK) di 18 kabupaten/kota.

Bencana yang terjadi secara hampir bersamaan ini juga menimbulkan jumlah korban yang sangat besar. Tercatat 42.503 warga mengalami luka-luka, 650 orang meninggal dunia, dan 338 orang masih dinyatakan hilang hingga hari ini.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
RAMADHAN KESEMBILAN, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK KORBAN BANJIR DI MEDAN MAIMUN
Di Tengah Luka Banjir Batangtoru dan Operasi Belum Jelas, PT Agincourt Resources Sudah Pamer Hasil Uji Air Limbah
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Antisipasi Banjir Kota Balige, Pemkab Toba Optimalisasi Sistem Drainase
Survei Lokasi TMMD ke-127 saat TNI Buka Akses Warga Terisolir di Tapsel, Gus Irawan Pasaribu Ucapkan Rasa Syukur "Pas Betul Lokasi Bencana"
Bangkit Pascabencana! TMMD ke-127 Resmi Digelar di Sangkunur, Kodim 0212/Tapsel Kerahkan 310 Personel Gabungan
komentar
beritaTerbaru