Momentum Ramadhan 1447 H, Srikandi Bersama Tim TJSL PLN UIP SBU Gelar Pasar Hemat Sembako
sumut24.co MEDAN SUMUT24, Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial perusahaa
kota
Baca Juga:
- Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
- Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
- KAMAK Demo Kantor PUPR Sumut, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Rp250 Miliar
Menurut Azmi Hadly, kasus yang telah mencuat sejak beberapa waktu lalu itu menunjukkan adanya kejanggalan serius, terutama karena hingga kini Mulyono belum juga ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat penegak hukum.
"Publik bertanya-tanya: mengapa penyidik begitu lambat? Bukti aliran dana sudah terang benderang. Jika benar ada suap Rp 1,1 miliar, kenapa Mulyono belum juga ditetapkan sebagai tersangka? Ada apa dengan penegakan hukum kita?" tegas Azmi Hadly dalam keterangannya.
Indikasi Suap Sudah Terungkap, Namun Penetapan Tersangka Tak Kunjung Datang
Azmi menyebut, berbagai fakta persidangan dalam kasus yang menjerat Topan Ginting sebelumnya telah mengungkap adanya aliran dana kepada pejabat tertentu di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk nama Mulyono.
Namun, menurutnya, fakta tersebut seolah tidak cukup membuat aparat penegak hukum bergerak cepat.
"KAMAK mencium ada dugaan kuat tarik ulur atau perlindungan tertentu. Jika aparat penegak hukum berani menangkap rakyat kecil, kenapa takut menyentuh pejabat yang diduga menikmati uang suap miliaran?" tambahnya.
KAMAK Minta Polda dan Kejaksaan Tidak Tebang Pilih
KAMAK mendesak Polda Sumut, Kejati Sumut, hingga KPK untuk membuka kembali seluruh rangkaian transaksi dan bukti elektronik yang sudah pernah terungkap.
"Penegakan hukum jangan tebang pilih. Kami akan mengawal kasus ini, karena uang suap ini terkait proyek publik, uang rakyat, dan jelas-jelas merugikan negara," ujar Azmi.
Ancaman Aksi dan Pelaporan Resmi
Sebagai langkah lanjutan, KAMAK menegaskan akan menyiapkan:
laporan resmi tambahan ke aparat penegak hukum,
permintaan supervisi kepada KPK, serta
aksi massa jika kasus ini kembali dibiarkan tanpa kejelasan.
"Jika dalam waktu dekat tidak ada progres, kami akan turun ke jalan. Publik berhak mendapatkan jawaban," tutup Azmi.red
sumut24.co MEDAN SUMUT24, Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial perusahaa
kota
HUT SUMUT24 ke 14, CEO Sumut24 Group dan CEO Aroma Dorong Sinergi Media dan Dunia Usaha
kota
CEO Sumut24 Group Rianto, S.H., M.H. Media Harus Jadi Pilar Informasi dan Perekat Kebangsaan
kota
sumut24.co ASAHAN, Menjelang momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, pihak berwenang di Kabupaten Asahan tidak tinggal diam. Selasa (17/3
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, secara resmi membuka Pelatihan Fardhu Kifayah yang digelar Ma
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri kegiatan khataman AlQuran yang diselenggarakan P
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan monitoring pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan d
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Sekretaris Daerah (Sekda) Pakpak Bharat Jalan Berutu, S.Pd, MM atas nama Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tum
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kiner
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News