The Power of Small Acts: Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi Masyarakat
The Power of Small Acts Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi MasyarakatIndonesiasumut24.coPerubahan positif tidak selalu dimul
Umum
Baca Juga:
- Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot: Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evaluasi
- Kembali Mengamuk, GEMPPAR Desak Bupati Copot Kadis Perhubungan, Ada Dugaan KKN dan Kerugian Keuangan Daerah
- Kadis Pendidikan Labuhanbatu Kunjungi SMPN 4 Satap Bilah Hilir, Tinjau Sarana dan Prasarana
Menurut Azmi Hadly, kasus yang telah mencuat sejak beberapa waktu lalu itu menunjukkan adanya kejanggalan serius, terutama karena hingga kini Mulyono belum juga ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat penegak hukum.
"Publik bertanya-tanya: mengapa penyidik begitu lambat? Bukti aliran dana sudah terang benderang. Jika benar ada suap Rp 1,1 miliar, kenapa Mulyono belum juga ditetapkan sebagai tersangka? Ada apa dengan penegakan hukum kita?" tegas Azmi Hadly dalam keterangannya.
Indikasi Suap Sudah Terungkap, Namun Penetapan Tersangka Tak Kunjung Datang
Azmi menyebut, berbagai fakta persidangan dalam kasus yang menjerat Topan Ginting sebelumnya telah mengungkap adanya aliran dana kepada pejabat tertentu di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk nama Mulyono.
Namun, menurutnya, fakta tersebut seolah tidak cukup membuat aparat penegak hukum bergerak cepat.
"KAMAK mencium ada dugaan kuat tarik ulur atau perlindungan tertentu. Jika aparat penegak hukum berani menangkap rakyat kecil, kenapa takut menyentuh pejabat yang diduga menikmati uang suap miliaran?" tambahnya.
KAMAK Minta Polda dan Kejaksaan Tidak Tebang Pilih
KAMAK mendesak Polda Sumut, Kejati Sumut, hingga KPK untuk membuka kembali seluruh rangkaian transaksi dan bukti elektronik yang sudah pernah terungkap.
"Penegakan hukum jangan tebang pilih. Kami akan mengawal kasus ini, karena uang suap ini terkait proyek publik, uang rakyat, dan jelas-jelas merugikan negara," ujar Azmi.
Ancaman Aksi dan Pelaporan Resmi
Sebagai langkah lanjutan, KAMAK menegaskan akan menyiapkan:
laporan resmi tambahan ke aparat penegak hukum,
permintaan supervisi kepada KPK, serta
aksi massa jika kasus ini kembali dibiarkan tanpa kejelasan.
"Jika dalam waktu dekat tidak ada progres, kami akan turun ke jalan. Publik berhak mendapatkan jawaban," tutup Azmi.red
The Power of Small Acts Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi MasyarakatIndonesiasumut24.coPerubahan positif tidak selalu dimul
Umum
Bupati Solok Terima Kunjungan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri
News
Presiden PTM Eksekutif Sumut H. Ikrom Helmi Nasution Lepas Datuk Bandar Alor Setar, Saling Bertukar Cenderamata
News
Kota Medan & Pulau Pinang Ukir Prestasi Bersama, Raih Penghargaan IMTGT 2026
News
Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Resmikan Posyandu di Tapanuli TengahTapanuli Tengahsumut24.co Dompet Dhuafa meresmikan dua Posyandu yang diper
News
Kerjasama Kota Bersaudara Medan&ndashPulau Pinang 42 Tahun Silaturahmi, Kini Semakin Kokoh
News
KAWS Hadirkan KarakterKarakter Baru Bersama COMPANION dalam Koleksi UT Terbaru Tersedia mulai 14 SeptemberJakartasumut24.co 9 September 20
Umum
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peraturan Daerah tentang Perubahan Angaran Pendapatan Belanja Daerah Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2026 disahkan h
News
Sumut Catat Penggunaan Listrik EBT 46, Pemprov Dorong Investasi Energi Ramah Lingkungan
News
Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat
News