Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan Ditengah Ketidakpastian Ekonomi
sumut24.co MEDAN, Ketidakpastian ekonomi, meningkatnya biaya kesehatan, perubahan pola kerja, serta bertambahnya tanggung jawab keluarga te
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng), antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah SPBU di Kota Padangsidimpuan. Meski intensitas hujan mulai menurun dan alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan dampak bencana, distribusi bahan bakar minyak (BBM) masih belum pulih.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa terganggunya pasokan BBM terjadi karena jalur distribusi utama dari Kota Sibolga terdampak langsung oleh bencana.
"Bencana alam yang terjadi di Tapsel dan Tapteng berdampak besar. Selama ini distribusi BBM berasal dari Sibolga untuk Kota Padangsidimpuan. Namun karena di sana ditimpa bencana, tentunya berpengaruh dalam pemasokan BBM," ungkapnya.
Dengan terputusnya jalur pasokan dari Sibolga, distribusi BBM kini dialihkan dari Dumai. Perubahan jalur ini membuat suplai tidak stabil dan masuk dalam jumlah terbatas.
"Saat ini BBM di Kota Padangsidimpuan dari Dumai," jelas Kapolres.
Ia menegaskan bahwa harga resmi di SPBU tetap normal. Namun, munculnya harga eceran yang melonjak tinggi tengah menjadi perhatian aparat kepolisian.
"Terkait adanya harga eceran yang cukup tinggi, kita akan selidiki. Kita juga akan melakukan patroli dan pengecekan langsung di lapangan. Jika ditemukan penyimpangan seperti penimbunan, akan kita tindak tegas," tegasnya.
Saat ini terdapat tujuh SPBU di Kota Padangsidimpuan, dan seluruhnya mengalami keterbatasan suplai. Kapolres menjelaskan bahwa pasokan yang masuk sama sekali tidak normal.
"Pemasokan BBM tidak dalam kondisi normal. Sehari itu hanya delapan ton yang masuk ke SPBU dan tidak rutin setiap hari. Pasokan masuk per tiga hari sekali," ujarnya.
Selain menyoroti distribusi BBM, Kapolres juga mengonfirmasi dampak bencana yang terjadi di wilayah kota. Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Padangsidimpuan Utara, dan Padangsidimpuan Selatan mengalami kerusakan cukup parah.
"Kita juga terdampak, ada ratusan rumah di tiga kecamatan yang mengalami banjir dan longsor. Selain itu, dua korban jiwa ditemukan akibat bencana ini," tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah dan relawan terus bekerja mempercepat pemulihan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan untuk menghindari penumpukan permintaan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MEDAN, Ketidakpastian ekonomi, meningkatnya biaya kesehatan, perubahan pola kerja, serta bertambahnya tanggung jawab keluarga te
kota
BNNP SUMUT Gagalkan Peredaran Sabu di Kawasan Helvetia Medan 8 Kg Sabu Disita.
kota
Bunda Yin Gerindra Sumut Siap Dukung Tani Merdeka Indonesia Kawal Ketahanan Pangan Prabowo
kota
Kepala KUA Sunggal Serahkan SK Kepengurusan BKM Masjid AlIkhlas Medan KrioMedansumut24.co Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungg
News
Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal &lsquoLondo Ireng&rsquo
kota
MEDAN Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan mendas
News
MEDAN Sumut24.co Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 20262031 resmi dilantik di Gedung B
Politik
Polrestabes Medan Gerebek Rumah Kos di Kawasan Medan Labuhan 2 Tersangka Berikut Barang Bukti Diamankan.
kota
Tokoh Masyarakat Pantai Barat Madina H. Syahrir Nasution Jika Pemerintah Terus Abai, Rakyat Siap Perjuangkan Bergabung ke Sumatera Barat
kota
Gebrakan Perdana Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky! Kurang Dua Pekan, 5 Kasus Narkoba Berhasil Dibongkar
kota