8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng), antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah SPBU di Kota Padangsidimpuan. Meski intensitas hujan mulai menurun dan alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan dampak bencana, distribusi bahan bakar minyak (BBM) masih belum pulih.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa terganggunya pasokan BBM terjadi karena jalur distribusi utama dari Kota Sibolga terdampak langsung oleh bencana.
"Bencana alam yang terjadi di Tapsel dan Tapteng berdampak besar. Selama ini distribusi BBM berasal dari Sibolga untuk Kota Padangsidimpuan. Namun karena di sana ditimpa bencana, tentunya berpengaruh dalam pemasokan BBM," ungkapnya.
Dengan terputusnya jalur pasokan dari Sibolga, distribusi BBM kini dialihkan dari Dumai. Perubahan jalur ini membuat suplai tidak stabil dan masuk dalam jumlah terbatas.
"Saat ini BBM di Kota Padangsidimpuan dari Dumai," jelas Kapolres.
Ia menegaskan bahwa harga resmi di SPBU tetap normal. Namun, munculnya harga eceran yang melonjak tinggi tengah menjadi perhatian aparat kepolisian.
"Terkait adanya harga eceran yang cukup tinggi, kita akan selidiki. Kita juga akan melakukan patroli dan pengecekan langsung di lapangan. Jika ditemukan penyimpangan seperti penimbunan, akan kita tindak tegas," tegasnya.
Saat ini terdapat tujuh SPBU di Kota Padangsidimpuan, dan seluruhnya mengalami keterbatasan suplai. Kapolres menjelaskan bahwa pasokan yang masuk sama sekali tidak normal.
"Pemasokan BBM tidak dalam kondisi normal. Sehari itu hanya delapan ton yang masuk ke SPBU dan tidak rutin setiap hari. Pasokan masuk per tiga hari sekali," ujarnya.
Selain menyoroti distribusi BBM, Kapolres juga mengonfirmasi dampak bencana yang terjadi di wilayah kota. Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Padangsidimpuan Utara, dan Padangsidimpuan Selatan mengalami kerusakan cukup parah.
"Kita juga terdampak, ada ratusan rumah di tiga kecamatan yang mengalami banjir dan longsor. Selain itu, dua korban jiwa ditemukan akibat bencana ini," tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah dan relawan terus bekerja mempercepat pemulihan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan untuk menghindari penumpukan permintaan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport