Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
Listrik padam total sejak hari pertama banjir. Untuk sekadar mendapatkan sinyal atau jaringan telekomunikasi, warga harus menempuh perjalanan jauh hingga Kelangsa atau Pangkalan Brandan. Di tengah kelumpuhan akses ini, jumlah korban meninggal dunia terus bertambah, menambah ketakutan dan kepanikan para pengungsi.
Sejumlah warga menangis menyebut situasi ini sebagai kondisi paling berat dalam hidup mereka. "Ya Allah, tolong kami," keluh seorang ibu yang menggendong anaknya yang lemas karena kelaparan.
Pertanyaan Keras untuk Negara
Kepanikan warga semakin diperburuk oleh lambatnya respons pemerintah. Meskipun negara memiliki fasilitas, personil, armada, dan sumber daya melimpah untuk penanganan darurat, bantuan tidak kunjung datang dengan cepat ke wilayah terdampak.
"Dimana fungsi rezim? Kenapa begitu lambat membantu para korban?" keluh relawan lokal yang sejak awal berjuang tanpa dukungan signifikan dari pemerintah.
Akar Masalah: Ekspansi Sawit dan Kerusakan Hutan
Bencana ini memantik kembali kritik terhadap praktik industri ekstraktif di Aceh dan sekitarnya. Aktivis lingkungan menuding para kapitalis dan pengusaha rakus yang menebang hutan serta mengubah kawasan lindung menjadi kebun sawit, yang dilegalkan oleh kebijakan rezim selama bertahun-tahun.
Kerusakan hutan dianggap sebagai salah satu penyebab utama daya dukung lingkungan runtuh, sehingga kawasan pemukiman mudah diterjang banjir besar.
"Ingatlah, semua akan dipertanggungjawabkan," ujar seorang tokoh masyarakat. "Kalau tidak di dunia, akan ada pengadilan Allah di akhirat."
Aceh Tamiang Menunggu Uluran Tangan
Sampai berita ini diturunkan, para pengungsi di GOR Aceh Tamiang masih menanti bantuan logistik, tenaga medis, penerangan, dan akses komunikasi. Sementara banjir mulai surut di beberapa titik, penderitaan warga belum menunjukkan tanda akan berakhir.
Aceh Tamiang sedang darurat. Dan ribuan jiwa sedang berharap — bukan sekadar bantuan, tetapi kehadiran negara.rerld
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News