DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Baca Juga:
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik
. Dua nagari yang juga terdampak paling parah adalah Paninggahan dan Muaro Pingai, dan kini terisolasi akibat akses jalan putus.
Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I ,
menyikapi kondisi darurat ini melakukan koordinasi cepat bersama Forkopimda, TNI–Polri, BPBD, serta pemerintah provinsi. Dalam komunikasi via telepon dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wabup Candra melaporkan bahwa dua jalur utama menuju Paninggahan dan Muaro Pingai tidak dapat dilewati.
"Seperti yang kemarin sudah disampaikan kepada Buya, hari ini kami goro untuk membuka akses menuju Paninggahan. Dari arah Malalo jembatannya putus, dari Muaro Pingai juga tidak bisa dilewati. Bersama Pak Dandim dan Forkopimda, kami turun langsung," ujar Wabup Candra.
Gubernur Mahyeldi menginstruksikan agar masyarakat sekitar turut digerakkan untuk membantu pembersihan material banjir.
Candra juga menyampaikan bahwa dapur-dapur MBG telah diaktifkan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga yang mengungsi. Ia juga menyoroti situasi darurat karena air Danau Singkarak meluap, sehingga diperlukan langkah strategis."Kalau bisa, kami mohon Buya berkoordinasi dengan PLN agar pintelnya dibuka, turbinnya dibuka, supaya air cepat menyusut. Alat berat dari provinsi juga sudah standby," ujarnya.
Dia juga memberikan arahan kepada Plt Kalaksa BPBD Marizal untuk menjadi penanggung jawab koordinasi di wilayah Saniangbaka.
Dandim 0309/Solok Letkol Kav Sapta Raharja, S.I.P menyiapkan personel lengkap dengan alat berat untuk membuka akses jalur Muaro Pingai.
Di tengah akses jalur darat yang terputus total, pemerintah bersama TNI dan pemerintah nagari memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi.
Pendistribusian makanan untuk warga terdampak di Muaro Pingai dan Paninggahan telah dilakukan menggunakan boat milik Dandim 0309/Solok dan perahu dari Wali Nagari Kacang. Dengan bantuan boat tersebut, logistik makanan dapat disalurkan melalui jalur danau agar masyarakat tidak kelaparan dan tetap bisa mengonsumsi makanan yang telah didistribusikan.
Bantuan tersebut disalurkan secara terkoordinir melalui Camat Junjung Sirih, yang memastikan setiap dusun terdampak menerima suplai pangan sesuai kebutuhan.Sejumlah perahu tambahan juga disiagakan di Dermaga Singkarak, ditopang oleh bantuan dari Dinas Sosial yang turut tersedia di lokasi.
Wabup Candra bersama Kapolres Kota Solok AKBP Mas'ud Ahmad, S.I.K., M.Si, Dandim, dan tokoh masyarakat Saniangbaka Haji Nopel melakukan peninjauan langsung ke titik-titik banjir.
Mereka meminta warga di bantaran sungai untuk segera mengungsi. Rombongan juga sempat membantu menyelamatkan sebuah sepeda motor milik warga yang terbawa arus deras.
Untuk mengecek kondisi lapangan, Wabup berjalan kaki dari Masjid Raya Saniangbaka menyusuri genangan air di sekitar sungai. Ketika menuju Muaro Pingai, Ia harus melewati jembatan yang tergenang aliran air deras menggunakan tali pengaman yang dipasang warga.
Di lokasi terdampak, Wabup menyaksikan sawah warga hancur diterjang banjir bandang, serta akses jalan yang benar-benar terputus. Beberapa warga yang menghampirinya tak mampu menahan tangis melihat rumah mereka tak dapat lagi ditempati sementara waktu.
Pada sore hari, Wabup melanjutkan kunjungan ke Nagari Paninggahan. Warga sudah menunggu kedatangannya sejak siang, berharap ada titik terang mengenai kondisi akses dan bantuan logistik.
"Nagari Paninggahan dan Muaro Pingai kini menjadi nagari terisolasi karena akses jalan terputus. Dari Saniangbaka tidak bisa ditembus, dari Malalo jembatannya putus. Masyarakat kita betul-betul terdampak cukup parah," jelas Wabup Candra di hadapan warga.
Menghadapi kondisi cuaca ekstrem, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. BMKG telah memperkirakan bahwa intensitas hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada perantau Nagari Paninggahan, yang telah menyalurkan bantuan hingga puluhan juta rupiah untuk warga terdampak.
"Terima kasih kepada para perantau. Semoga Allah membalas dengan rezeki yang berlimpah," ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kebersamaan.
"InsyaAllah ketika air mulai surut, kita akan melakukan goro massal membersihkan material di badan jalan. Tetap kompak, tetap semangat. InsyaAllah badai ini akan berlalu." pungkas Wabup.(YOSE)
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Gus Irawan Kembali Nahkodai HKTI Sumut, Petani Jadi Fokus Utama
News
The Power of Small Acts Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi MasyarakatIndonesiasumut24.coPerubahan positif tidak selalu dimul
Umum
Bupati Solok Terima Kunjungan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri
News
Presiden PTM Eksekutif Sumut H. Ikrom Helmi Nasution Lepas Datuk Bandar Alor Setar, Saling Bertukar Cenderamata
News
Kota Medan & Pulau Pinang Ukir Prestasi Bersama, Raih Penghargaan IMTGT 2026
News
Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Resmikan Posyandu di Tapanuli TengahTapanuli Tengahsumut24.co Dompet Dhuafa meresmikan dua Posyandu yang diper
News
Kerjasama Kota Bersaudara Medan&ndashPulau Pinang 42 Tahun Silaturahmi, Kini Semakin Kokoh
News
KAWS Hadirkan KarakterKarakter Baru Bersama COMPANION dalam Koleksi UT Terbaru Tersedia mulai 14 SeptemberJakartasumut24.co 9 September 20
Umum
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peraturan Daerah tentang Perubahan Angaran Pendapatan Belanja Daerah Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2026 disahkan h
News