PLN UIP SBU Perkuat Soliditas Internal, GM Baru Jalin Silaturahmi Dengan Pegawai UPP SBU 3
sumut24.co MEDAN , Dalam upaya mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat soliditas organisasi, General Manager PT PLN (Persero) Unit Indu
kota
Baca Juga:
Medan — Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pernyataan keras dari pemerhati sosial Sumatera Utara, Syahrir Nasution, yang mengingatkan bahwa kampus terbesar di Sumut itu kini berada di ambang kehilangan public trust atau kepercayaan publik.
Dalam pesannya, Syahrir menyebutkan bahwa kegaduhan yang berkepanjangan, lemahnya penyelesaian masalah internal, serta berbagai kasus yang menyeret nama baik universitas dapat memicu lahirnya persepsi negatif yang berbahaya. Menurutnya, ketika kepercayaan publik mulai mengikis, dampaknya tidak hanya pada reputasi institusi, tetapi juga pada masa depan para mahasiswa dan lulusan USU.
> "Jangan sampai nanti keluar dari mulut masyarakat Sumut bahwa USU terancam kehilangan public trust. Bahasa masyarakat itu lebih ampuh daripada bahasa hukum. Jangan sampai masyarakat bicara — karena ketika masyarakat yang bicara, itu lebih keras dari putusan hukum," ujar Syahrir Nasution dalam keterangannya, Rabu (26/11).
Syahrir menyoroti bahwa sering kali bahasa hukum dan regulasi administrasi diabaikan dalam penanganan permasalahan kampus. Ia menegaskan, ketika publik merasa tidak lagi percaya, maka penjelasan hukum apa pun tidak akan mampu menutupi keretakan kepercayaan tersebut.
Menurut Syahrir, pengelolaan lembaga pendidikan sebesar USU harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, penyelesaian masalah yang tuntas, serta komunikasi publik yang jelas. Ia menilai bahwa isu-isu yang selama ini muncul seharusnya dijawab dengan langkah konkret, bukan sekadar retorika atau pembelaan normatif.
"Kepercayaan publik itu modal utama sebuah universitas. Jika masyarakat mulai meragukan integritas dan tata kelola USU, maka yang dirugikan bukan hanya nama institusi, tetapi ribuan mahasiswa, alumni, dan civitas akademika," tambahnya.
Syahrir mengimbau agar pimpinan USU segera melakukan pembenahan menyeluruh dan tidak meremehkan kekuatan opini publik. "Bahasa masyarakat itu tajam. Jika USU tidak segera berbenah, jangan salahkan publik ketika mereka mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kampus," tegasnya.
Ia berharap badai isu yang melanda USU menjadi momentum bagi pimpinan universitas untuk berani membuka diri, membangun kedisiplinan tata kelola, serta menghadirkan langkah-langkah pemulihan kepercayaan.
"Publik trust itu dibangun bertahun-tahun, tetapi bisa runtuh hanya dalam hitungan hari," tutup Syahrir.
Artikel ini menggambarkan kekhawatiran serius dari masyarakat Sumut tentang arah pengelolaan USU dan menjadi peringatan agar kampus segera bertindak sebelum krisis kepercayaan benar-benar terjadi.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MEDAN , Dalam upaya mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat soliditas organisasi, General Manager PT PLN (Persero) Unit Indu
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus hilangnya 20 ribu batang bibit bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diserahkan kepada Ko
News
Wakil Ketua DPRD Sumut Bantah Isu Sopir Mogok, Desak Pertamina Bertanggung Jawab Atasi Krisis BBM
kota
Kecelakaan Beruntun Terjadi di Sibolangit Deli Serdang, Sejumlah Kendaraan Remuk
News
Tabrakan Beruntun 7 Kendaraan di Jalur MedanBerastagi, Sejumlah Kendaraan Ringsek, Arus Lalu Lintas Lumpuh
kota
sumut24.co MedanDirektorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Ditres PPA dan PPO) Polda Sumatera Utara bersama Dinas Pemberdayaan Pe
Umum
Dua Oknum Dewan Diduga Hambat Eksekusi Aset Pemko Medan Di Contempo
kota
sumut24.co MedanKalau masih ada yang mengira keterbatasan adalah penghalang untuk berkarya, mungkin sudah waktunya mampir ke Hall Dinas Pe
Umum
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.Si. secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tim Penggerak P
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungbalai menggelar Gerakan Indon
News