Polresta Deli Serdang Laksanakan Pengamanan Pertandingan Asean U-19 Boys Championship 2026 Di Stadion Utama Sumatera Utara
Polresta Deli Serdang Laksanakan Pengamanan Pertandingan Asean U19 Boys Championship 2026 Di Stadion Utama Sumatera Utara
kota
Baca Juga:
Medan — Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pernyataan keras dari pemerhati sosial Sumatera Utara, Syahrir Nasution, yang mengingatkan bahwa kampus terbesar di Sumut itu kini berada di ambang kehilangan public trust atau kepercayaan publik.
Dalam pesannya, Syahrir menyebutkan bahwa kegaduhan yang berkepanjangan, lemahnya penyelesaian masalah internal, serta berbagai kasus yang menyeret nama baik universitas dapat memicu lahirnya persepsi negatif yang berbahaya. Menurutnya, ketika kepercayaan publik mulai mengikis, dampaknya tidak hanya pada reputasi institusi, tetapi juga pada masa depan para mahasiswa dan lulusan USU.
> "Jangan sampai nanti keluar dari mulut masyarakat Sumut bahwa USU terancam kehilangan public trust. Bahasa masyarakat itu lebih ampuh daripada bahasa hukum. Jangan sampai masyarakat bicara — karena ketika masyarakat yang bicara, itu lebih keras dari putusan hukum," ujar Syahrir Nasution dalam keterangannya, Rabu (26/11).
Syahrir menyoroti bahwa sering kali bahasa hukum dan regulasi administrasi diabaikan dalam penanganan permasalahan kampus. Ia menegaskan, ketika publik merasa tidak lagi percaya, maka penjelasan hukum apa pun tidak akan mampu menutupi keretakan kepercayaan tersebut.
Menurut Syahrir, pengelolaan lembaga pendidikan sebesar USU harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, penyelesaian masalah yang tuntas, serta komunikasi publik yang jelas. Ia menilai bahwa isu-isu yang selama ini muncul seharusnya dijawab dengan langkah konkret, bukan sekadar retorika atau pembelaan normatif.
"Kepercayaan publik itu modal utama sebuah universitas. Jika masyarakat mulai meragukan integritas dan tata kelola USU, maka yang dirugikan bukan hanya nama institusi, tetapi ribuan mahasiswa, alumni, dan civitas akademika," tambahnya.
Syahrir mengimbau agar pimpinan USU segera melakukan pembenahan menyeluruh dan tidak meremehkan kekuatan opini publik. "Bahasa masyarakat itu tajam. Jika USU tidak segera berbenah, jangan salahkan publik ketika mereka mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kampus," tegasnya.
Ia berharap badai isu yang melanda USU menjadi momentum bagi pimpinan universitas untuk berani membuka diri, membangun kedisiplinan tata kelola, serta menghadirkan langkah-langkah pemulihan kepercayaan.
"Publik trust itu dibangun bertahun-tahun, tetapi bisa runtuh hanya dalam hitungan hari," tutup Syahrir.
Artikel ini menggambarkan kekhawatiran serius dari masyarakat Sumut tentang arah pengelolaan USU dan menjadi peringatan agar kampus segera bertindak sebelum krisis kepercayaan benar-benar terjadi.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polresta Deli Serdang Laksanakan Pengamanan Pertandingan Asean U19 Boys Championship 2026 Di Stadion Utama Sumatera Utara
kota
Deli Serdang Sumut24.coKetua Umum MAVI Korwil Sumatera Utara, Kombes Pol. A. Azas Siagian, SH, MH, memastikan Kejuaraan Bola Voli Antar Cl
News
Khidmat dan Penuh Makna, Polres Padangsidimpuan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
kota
Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Padangsidimpuan Sukses Digelar, Kapolres AKBP Dr. Wira Prayatna Serukan Semangat Persatuan
kota
Pathil FC Juara! Wabup Madina Atika Sebut Turnamen Sepak Bola Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkoba
kota
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Paluta Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Perdamaian
kota
Kapolres Padang Lawas Tegaskan Semangat Pancasila di Hari Lahir 1 Juni 2026 Benteng Persatuan di Tengah Tantangan Global
kota
Razia Gabungan di Lapas Padangsidimpuan Bongkar Kasus Narkoba, Dandim 0212/Tapsel Tegaskan Komitmen Perang Total
kota
Dugaan Bisnis Haram di Balik Jeruji Terkuak, Polisi Sita 6 Ball Ganja di Lapas Padangsidimpuan
kota
Ganja Disembunyikan di Instalasi Listrik Lapas Padangsidimpuan, 4 Napi Terlibat! AKBP Wira Prayatna Sampaikan Hasil Razia Gabungan
kota