Peran Bendum Bunda Yin Menguat, Gagas Komando Media (KOMID) Bersama Insan Pers
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Baca Juga:
Medan — Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan, Hasyim, SE, menyampaikan komentar tegas namun penuh penghormatan pada Momentum Hari Guru Nasional, dengan menekankan bahwa keberpihakan negara terhadap guru tidak boleh berhenti pada ucapan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang terukur dan konsisten.
Menurut Hasyim, guru adalah profesi yang memikul tanggung jawab paling strategis dalam perjalanan bangsa. "Jika masa depan Indonesia ingin dibuat lebih baik, maka jawabannya ada pada guru. Mereka adalah penjaga masa depan anak-anak kita," ujarnya.
Ia menilai bahwa kondisi guru, terutama di daerah, masih menghadapi banyak ketimpangan, baik dari sisi kesejahteraan, beban tugas, maupun status kepegawaian. Banyak guru honorer, katanya, bekerja dengan penghasilan yang tidak sebanding dengan pengabdian mereka. "Ini kenyataan yang tidak boleh kita abaikan. Guru adalah aset negara, bukan tenaga cadangan," tegas Hasyim, SE.
Sebagai legislator, Hasyim menekankan bahwa DPRD memiliki komitmen untuk terus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada penguatan profesi guru. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pendidikan harus berorientasi pada kualitas guru, bukan hanya pembangunan fisik. "Dinding sekolah bisa dibangun kapan saja. Tetapi karakter bangsa hanya bisa dibangun oleh guru," katanya.
Hasyim juga menekankan bahwa guru memerlukan perlindungan hukum yang kuat dari pemerintah. Ia menyoroti masih adanya guru yang mengalami tekanan, intimidasi, bahkan ancaman ketika menjalankan tugas profesionalnya. "Guru harus merasa aman ketika mendidik. Negara harus menjamin itu," ujarnya.
Dalam pandangannya, pendidikan di Sumatera Utara akan kuat apabila guru diberikan ruang untuk berkembang, dihargai secara layak, dan dibekali dengan pelatihan yang sesuai tuntutan zaman. "Tantangan pendidikan hari ini semakin rumit. Guru harus dipersenjatai dengan kompetensi yang relevan," tegasnya.
Hasyim menambahkan bahwa Hari Guru tidak boleh menjadi hari untuk mengulang janji-janji lama yang tidak pernah tuntas. Baginya, ini adalah saatnya melakukan koreksi atas seluruh kekurangan sistem. "Jika kita benar-benar menghargai guru, maka kebijakan harus berubah, bukan hanya kata-kata," katanya.
Menutup pernyataannya, Hasyim, SE menyampaikan penghormatan terdalam kepada seluruh guru di Sumatera Utara. "Tidak ada yang lebih mulia daripada orang yang mengajarkan ilmu dan membentuk karakter generasi. Selamat Hari Guru. Semoga perjuangan kalian tidak pernah sia-sia," tutupnya dengan nada penuh penghargaan.rel
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Ketua DPD PSI Kota Binjai Ditahan Kejari, Terseret Kasus Dugaan Korupsi DKPP
kota
Respons Cepat Petugas Evakuasi Hewan Ternak Demi Jaga Keamanan Pengguna Jalan di Ruas Tol Medan&ndashKualanamu&ndashTebing Tinggi (MKTT)
kota
Hujutkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026, Kepala KBPS Audensi Ke Wabup Pakpak Bharat
kota
RDP LSM Suara Proletar di Komisi E DPRD Sumut Berjalan Alot, Sempat Diwarnai Ketegangan
kota
Bendum Gerindra Sumut Meriyawati Amelia Prasetyo (Bunda Yin) dan CEO Sumut24 Rianto Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo
kota
Divpropam Polri dan Slog Polri Periksa Senjata Api Personel di Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co TOBA, Pencarian terhadap korban tenggelam di perairan Danau Toba di kawasan Air Terjun Situmurun, Cristoper Rustam Muda Dua, mah
News
The Balibis, Magnet Wisata Baru Bernuansa Bali di Solok Diresmikan Wali Kota.
kota
Kapolres Palas AKBP Dodik Yulianto Raih Lemkapi Presisi Award, Apresiasi Atas Gencarnya Pemberantasan Narkoba dan Pelayanan Publik
kota