Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Baca Juga:
- KPPU Kanwil I Catat 21 Laporan Masuk Sepanjang 2026, Pengadaan Pemerintah Masih Jadi Perhatian
- SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL MENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYT
- Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, PLN UID Sumut Resmikan Program Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik
Menurut pengamat ekonomi Syahrir Nasution, redenominasi sering disalahartikan sebagai pemotongan nilai uang. Padahal keduanya berbeda jauh. Redenominasi adalah perubahan penyederhanaan nilai rupiah dengan menghilangkan beberapa angka nol tanpa mengubah daya beli, sementara sanering berarti pemotongan nilai uang yang berdampak langsung pada turunnya daya beli masyarakat.
Namun demikian, Syahrir menegaskan bahwa kebijakan redenominasi bukan tanpa risiko. Jika diterapkan tanpa alasan kuat dan tanpa kesiapan ekonomi nasional, langkah ini bisa menimbulkan efek samping serius berupa inflasi tak disengaja (unintended inflation). Efek psikologis pasar dapat memicu pelaku usaha melakukan penyesuaian harga yang justru mengerek kenaikan harga barang dan jasa secara tiba-tiba.
"Secara psikologis, pelaku pasar bisa saja menaikkan harga dengan dalih penyesuaian, meski seharusnya redenominasi tidak mengubah nilai riil. Jika tidak diantisipasi, masyarakatlah yang akan menjadi korban," ujar Syahrir.
Karena itu, ia menekankan bahwa kunci utama keberhasilan redenominasi bukan pada teknis penghapusan angka nol, melainkan pada kredibilitas ekonomi nasional. Tanpa reformasi struktural ekonomi yang kuat, redenominasi hanya akan menjadi kosmetik kebijakan—cantik di tampilan, tetapi rapuh di dalam. Pelaku pasar dapat memanfaatkan momentum untuk menaikkan harga, dan inflasi yang tidak diinginkan bisa menjadi akibatnya.
"Yang dibutuhkan sekarang bukan sekadar mengurangi digit rupiah, tetapi memperkuat fondasi ekonomi agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan gejolak. Kredibilitas ekonomi harus dibangun terlebih dahulu," tegasnya.
Dengan kata lain, sebelum pemerintah melangkah pada kebijakan redenominasi, syarat utama yang harus dipenuhi adalah memastikan stabilitas, kepercayaan publik, dan reformasi struktural berjalan nyata. Tanpa itu, masyarakat berpotensi kembali menerima dampak terburuk dari kebijakan yang seharusnya mempermudah, bukan memperumit.rel
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News
Cegah Gangguan Pernapasan, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Bagika nMasker kepada Warga Binaan
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi meluncurkan program Bus Perintis di Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026)
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik dugaan pungutan liar mencuat di lingkungan RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan, se
News