Peran Bendum Bunda Yin Menguat, Gagas Komando Media (KOMID) Bersama Insan Pers
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Baca Juga:
- Kapolres Palas AKBP Dodik Yulianto Raih Lemkapi Presisi Award, Apresiasi Atas Gencarnya Pemberantasan Narkoba dan Pelayanan Publik
- Gerebek Dini Hari! 4 Pria Diciduk Polres Palas di Warung Kopi, Transaksi Sabu Terbongkar
- Warga Resah, Polres Palas Bergerak! Pengedar Sabu Digulung di Lingkungan Sekolah
US mengaku bahwa barang bukti tersebut bukanlah sabu, melainkan barang yang sengaja "diciptakan" sebagai bagian dari rekayasa penangkapan oleh oknum di Satuan Narkoba Polres Dairi. Menurut US, rekayasa tersebut dilakukan agar satres narkoba Dairi tidak kalah pamor dari ungkapan kasus besar yang terjadi di Kecamatan Tiga Lingga beberapa waktu lalu.
"Semua ini rekayasa. Barang bukti itu bukan sabu. Ada tujuan tertentu di balik pengungkapan itu, dan saya siap membongkarnya," ujar US melalui pernyataan yang disampaikan kepada keluarga.
Lebih lanjut, US menyebut bahwa selain dirinya, ada saksi lain yang mengetahui konstruksi rekayasa tersebut dan dapat memberikan keterangan apabila proses penyelidikan dibuka secara transparan.
Sumber internal yang mengetahui kasus ini menyebutkan bahwa US berniat mengungkap kronologi lengkap bagaimana barang bukti itu muncul, siapa saja yang terlibat, serta bagaimana tekanan terjadi saat proses penangkapan berlangsung.
Pihak keluarga dan pendamping hukum menegaskan bahwa mereka mendesak Propam Polda Sumut dan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk segera turun tangan membuka penyelidikan. Mereka khawatir pengakuan US akan hilang atau tidak diproses jika tetap berada di bawah kendali pihak yang diduga terlibat.
"Kami meminta perlindungan saksi dan korban (LPSK) untuk US, karena apa yang ia sampaikan ini sangat sensitif dan menyangkut nama institusi," ujar salah satu keluarga.
Hingga berita ini diterbitkan, Polres Dairi belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan rekayasa tersebut. Publik kini menunggu langkah aparat penegak hukum, termasuk apakah pengakuan US akan ditindaklanjuti melalui penyelidikan internal.
Kasus ini dipastikan menjadi sorotan, mengingat jika benar terbukti ada rekayasa, praktik tersebut tidak hanya merusak integritas penegakan hukum, tetapi juga memperlihatkan adanya persaingan pamor antar satuan yang mengorbankan asas keadilan.rel
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Ketua DPD PSI Kota Binjai Ditahan Kejari, Terseret Kasus Dugaan Korupsi DKPP
kota
Respons Cepat Petugas Evakuasi Hewan Ternak Demi Jaga Keamanan Pengguna Jalan di Ruas Tol Medan&ndashKualanamu&ndashTebing Tinggi (MKTT)
kota
Hujutkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026, Kepala KBPS Audensi Ke Wabup Pakpak Bharat
kota
RDP LSM Suara Proletar di Komisi E DPRD Sumut Berjalan Alot, Sempat Diwarnai Ketegangan
kota
Bendum Gerindra Sumut Meriyawati Amelia Prasetyo (Bunda Yin) dan CEO Sumut24 Rianto Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo
kota
Divpropam Polri dan Slog Polri Periksa Senjata Api Personel di Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co TOBA, Pencarian terhadap korban tenggelam di perairan Danau Toba di kawasan Air Terjun Situmurun, Cristoper Rustam Muda Dua, mah
News
The Balibis, Magnet Wisata Baru Bernuansa Bali di Solok Diresmikan Wali Kota.
kota
Kapolres Palas AKBP Dodik Yulianto Raih Lemkapi Presisi Award, Apresiasi Atas Gencarnya Pemberantasan Narkoba dan Pelayanan Publik
kota