Tokoh-Tokoh Potensial Muncul Jelang Muktamar ke-35 PBNU
TokohTokoh Potensial Muncul Jelang Muktamar ke35 PBNU
News
Baca Juga:
- 14 Kasus Narkoba Diungkap dalam Operasi Antik Toba 2026, Polres Tapsel Selamatkan Ribuan Warga dari Bahaya Narkotika
- Aksi Jaringan Narkotika Saat Penerangan Tak Maksimal" Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Janji Perbaiki Lampu Jalan Diduga Rawan Narkoba
- Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
MEDAN – Mantan Kepala Pembinaan Mental (Ka Bintal) Kostrad periode 2010–2011, Asren Nasution, melakukan silaturahmi dengan Kepala Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan (Ka Kesdam I/BB), Kolonel CKM dr. I Gusti N.G. Karika, di Gaperta, Rabu (9/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Asren Nasution menyerahkan buku karyanya yang berjudul "Narkoba vs Ketahanan Nasional". Buku tersebut mengangkat pandangan bahwa ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi melemahkan ketahanan nasional apabila tidak ditangani secara serius.
Menurut Asren Nasution, perkembangan zaman telah mengubah bentuk ancaman yang dihadapi suatu negara. Jika pada masa lalu perang identik dengan penggunaan kekuatan militer dan persenjataan, maka pada era modern berbagai ancaman non-militer muncul dengan dampak yang tidak kalah berbahaya.
"Narkoba menjadi salah satu ancaman yang dapat merusak generasi muda sebagai aset bangsa. Ketika penyalahgunaan narkoba semakin meluas dan dianggap sebagai bagian dari gaya hidup, maka sesungguhnya ketahanan nasional sedang diuji," ujarnya.
Dalam buku tersebut, Asren menjelaskan bahwa perang pada era postmodern tidak selalu hadir dalam bentuk konflik bersenjata. Ancaman dapat bergerak secara senyap melalui berbagai cara yang melemahkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa.
Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, tokoh masyarakat, serta keluarga sebagai benteng pertama pembinaan generasi muda.
Sementara itu, silaturahmi dan penyerahan buku kepada Ka Kesdam I/BB diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya narkoba dan pentingnya menjaga ketahanan nasional dari berbagai ancaman non-konvensional.
Melalui karya tulis tersebut, Asren Nasution mengajak seluruh elemen bangsa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba serta memperkuat karakter, moral, dan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Jaga diri, jaga bangsa, jaga negara" menjadi pesan utama yang diangkat dalam buku tersebut sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman narkotika dan obat-obatan terlarang.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
TokohTokoh Potensial Muncul Jelang Muktamar ke35 PBNU
News
Buntut Penanganan Kasus Kematian ART, Kapolsek Medan Sunggal Dilaporkan ke Propam Polda Sumut
kota
Asren Nasution Serahkan Buku "Narkoba vs Ketahanan Nasional" kepada Ka Kesdam I/BB
kota
Presiden RI dan KSAD Hadir untuk Rakyat! Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor di Masjid Nurul Falah Kepi, Papua
kota
Babak 8 Besar Turnamen U15 Antar Klub Diprediksi Berlangsung Sengit
Sport
Industri Berkelanjutan dan ESG Jalan Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
kota
sumut24.co MEDAN, Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Kabupaten As
kota
SUMUT24.CO, Medan Kegiatan silaturahmi bertajuk Indahnya Cahaya Cinta Ilahi berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan dengan dihadi
News
Sederet Pejabat dan Anggota DPRD Dipanggil, BARAPAKSI Minta Penegak Hukum Bongkar Aktor Utama Kasus Eks Rumah Singgah
kota
Wabup Atika Sambut Kepulangan Jemaah Haji Madina, Pemkab Titip Harapan Jadi Haji Mabrur
kota