GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
MEDAN - Rumah milik Hakim Khamozaro Waruwu, yang saat ini menjadi Ketua Majelis dalam perkara dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara, dilalap si jago merah pada Selasa (4/11) pagi. Ironisnya, insiden itu terjadi saat sang hakim sedang memimpin sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Khamozaro mengaku baru mengetahui rumahnya terbakar setelah dihubungi tetangga melalui telepon. Namun karena tengah memimpin sidang, panggilan itu tak sempat ia angkat.
> "Saya masih di kantor, tahunya dari tetangga. Karena sedang sidang, saya tidak sempat angkat. Saya balas lewat WA, lalu dibalas: 'Rumah Bapak kebakar'," ujar Khamozaro saat ditemui di kediamannya di Jalan Pasar II, Komplek Taman Harapan Indah, Medan Selayang, Selasa malam.
Syok dan Langsung Hentikan Sidang
Mendengar kabar mengejutkan itu, Khamozaro mengaku langsung syok dan menghentikan sidang yang tengah ia pimpin.
> "Begitu dapat kabar, saya langsung syok. Sidang saya tutup, lalu bersama security saya bawa motor ke rumah. Di sana sudah ramai, pintu rumah dijebol warga untuk memadamkan api," katanya.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Istri Khamozaro baru meninggalkan rumah sekitar 20 menit sebelum api melalap kamar tidur utama dan sebagian dapur.
> "Semua isi kamar hangus, termasuk pakaian. Bahkan baju pun tak ada lagi. Sore tadi saya baru beli baju di toko untuk dipakai malam ini," ujarnya dengan nada berat.
Api Hanguskan Dokumen dan Perhiasan
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.43 WIB, dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.18 WIB oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan dibantu warga sekitar.
Dalam musibah itu, sejumlah dokumen penting dan perhiasan ikut terbakar.
> "Dokumen kepegawaian, surat penting, sampai perhiasan istri yang dikumpulkan bertahun-tahun ikut terbakar," ungkapnya sedih.
Tangani Kasus Korupsi Proyek Jalan
Hakim Khamozaro Waruwu diketahui merupakan Ketua Majelis Hakim yang memimpin sidang kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara.
Kasus tersebut menyeret beberapa nama besar, di antaranya mantan Kadis PUPR Sumut Topan Ginting, Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Grup Akhirun Piliang alias Kirun, serta Rayhan Dulasmi dari PT Rona Mora.
Kebakaran yang menimpa rumah Khamozaro ini sontak memicu perhatian publik. Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran, mengingat sang hakim tengah menangani perkara besar yang menyeret pejabat daerah dan kontraktor proyek.
> "Kasus yang sedang beliau tangani sensitif dan melibatkan kepentingan besar. Aparat harus memastikan kebakaran ini murni musibah, bukan sabotase," ujar seorang aktivis hukum di Medan yang enggan disebutkan namanya.
Peristiwa ini menambah daftar tekanan dan tantangan yang dihadapi aparat penegak hukum di tengah proses peradilan kasus korupsi yang menjadi sorotan publik di Sumut.tim
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota